Polisi menangkap B, laki-laki nan menakut-nakuti membakar warung kelontong di Jalan Medan-Binjai, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Ancaman itu disampaikan B lantaran pemilik warung menolak memberikan 'uang keamanan'.
Kapolsek Sunggal, Kompol M Yunus Tarigan, mengatakan B ditangkap di kediamannya di Jalan Pasar Lama, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa (14/4) siang.
"Dalam waktu singkat, pelaku dapat diamankan dari rumahnya oleh tim opsnal Polsek Sunggal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Yunus saat dikonfirmasi.
Kini B dibawa ke Polsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Cerita Pemilik Warung
B bertindak pada Minggu (12/4) lalu. Aksi B terekam CCTV dan videonya beredar luas di media sosial.
Ibrahim (54 tahun), pemilik warung tersebut mengatakan B meminta iuran keamanan kepada dirinya sebesar Rp 250.000 untuk lima bulan ke depan.
Padahal Ibrahim telah bayar iuran sebelumnya pada bulan Januari hingga Juni dengan total Rp 180.000.
"Jadi dia mau minta keamanan per bulan. Sekalian mau ambil untuk lima bulan dari bulan April hingga bulan September. Bulan Januari sampai Juni sudah bayar dengan total Rp 180.000. Tapi ini minta lagi," kata Ibrahim saat ditemui di kedainya, Selasa (14/4).
Ibrahim menuturkan, laki-laki tersebut menakut-nakuti kedainya bakal dibakar jika tidak bayar duit iuran untuk lima bulan ke depan. Pria berinisial B pun kemudian menyirami bensin di area kedainya.
"Dia enggak mau lantaran saya enggak kasih duit nan dia minta. Diambil bensin dari mana, itu disiram mau dibakar. Dia sudah ambil korek, sudah siap (mau bakar), sudah dikoyaknya plastik," ujar Ibrahim.
Lalu, B juga menakut-nakuti menggunakan pisau dan penduduk sekitar pun melerai. Kemudian, Ibrahim memberikan duit Rp 50.000 untuk duit keamanan pada bulan ini, agar B tidak melakukan pemberontak lagi.
"Dia pegang pisau, dia mau nusuk aku. Gara-gara itulah dia ngamuk, marah, enggak kasih uang. Ada penduduk nan melerai, akhirnya dia diam. Kita juga kasihlah Rp 50.000 untuk bulan ini, barulah dia tenang. Kalau enggak, dia tetap sama mau menakut-nakuti terus," ucap Ibrahim.
Ibrahim menuturkan, duit keamanan tersebut dinilai menyusahkan dirinya lantaran untung hasil jualan warung kelontongnya tidak banyak walaupun dia buka kedainya selama 24 jam.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·