Polisi Akan Periksa WN Malaysia Aisar Khaled soal Dugaan Penipuan

Sedang Trending 6 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Metro Jaya bakal menjadwalkan pemeriksaan terhadap influencer asal Malaysia, Aisar Khaled terkait laporan dugaan penipuan.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno Grandiarso mengatakan saat ini pihaknya tetap mendalami laporan terhadap Aisar tersebut.

"Laporan itu sudah diterima di Polda. Tentunya kelak dari tim penyelidiknya menyusun dulu manajemen penyelidikan, kemudian kelak juga bakal ada pemeriksaan ke sejumlah saksi nan diajukan," kata Onkoseno kepada wartawan, Selasa (15/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Onkoseno menyebut pemeriksaan terhadap Aisar bakal dilakukan setelah interogator meminta keterangan dari pihak pelapor serta para saksi.

"Ya, tentunya itu tadi agenda-agenda pemeriksaan ke saksi-saksi, tentunya ada (pemeriksaan terlapor), kelak bakal dijadwalkan oleh penyidik," ucap dia.

Sebelumnya, influencer asal Malaysia, Aisar Khaled dilaporkan oleh sebuah perusahaan agensi di Indonesia ke Polda Metro Jaya pada Senin (14/9).

"Benar dilaporkan Senin kemarin mengenai dugaan perbuatan curang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Selasa (15/9).

Dalam laporan itu, Aisar dilaporkan mengenai dugaan tindak pidana penipuan alias perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Pasal 492 KUHP dan alias Pasal 486 KUHP dan alias Pasal 607 KUHP.

Kuasa norma pelapor, Michael Sugijanto menerangkan persoalan tersebut berasal dari perjanjian investasi nan dibuat antara kliennya dan Aisar pada Februari 2026.

Michael menyatakan dalam perjanjian itu, tetap ada tanggungjawab nan belum diselesaikan Aisar dengan nilai sekitar Rp5,7 miliar. Dalam kesepakatan tersebut, Aisar disebut berjanji melakukan pekerjaan secara live dengan menghadiri sejumlah event sebagai bagian dari penyelesaian kewajibannya.

"Aisar dan pengguna kami itu sudah menandatangani perjanjian investasi. Di perjanjian tersebut, sisa nan belum dibayarkan oleh Aisar sekitar 5,7 miliar, Aisar berjanji kepada pengguna kami untuk bayar ataupun melakukan pekerjaannya secara live, melalui datang ke event," tutur dia.

"Tapi sampai saat ini, kami sudah somasi, sudah melakukan, apa ya, menghubungi, menghubungi secara baik-baik dengan iktikad baik, membujuk berdiskusi, namun tidak ada tanggapan," sambungnya.

(dis/isn)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional