Polemik Hercules vs Maruarar di Tanah Abang Harus Kedepankan Komunikasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |09:55 WIB

Polemik Hercules vs Maruarar di Tanah Abang Harus Kedepankan Komunikasi

Polemik Hercules vs Maruarar di Tanah Abang Harus Kedepankan Komunikasi

JAKARTA - Direktur Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan menegaskan, langkah pemerintah menertibkan lahan milik negara sudah berada di jalan nan benar. Pasalnya, penertiban dilakukan bukan semata untuk memuluskan program Presiden Prabowo Subianto, namun untuk kepentingan masyarakat.

Salah satunya adalah upaya penertiban nan dilakukan di area Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di atas lahan nan diklaim milik PT KAI itu rencananya bakal dibangun rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat.

"Pemerintah kudu tegas jika memang itu merupakan lahan milik negara. Selama berpegang pada patokan hukum, tentunya tak menjadi persoalan," ujar Iwan kepada Okezone, Minggu (21/6/2026).

Ditegaskan Iwan, pernyataan Menteri PKP Maruarar Sirait namalain Ara juga sudah sangat jelas mengenai dengan persoalan lahan tersebut. Kata Iwan, Ara dengan tegas menyatakan bahwa negara 'tidak boleh kalah.'

Kementerian ATR/BPN belakangan juga membeberkan info sejarah lahan nan menunjukkan sertifikat HPL Nomor 17 dan 19 absolut atas nama PT KAI sejak era Djawatan Kereta Api (1988).

Namun di sisi lain, Ketum GRIB Jaya Hercules menyatakan lahan itu milik mahir waris Sulaeman Effendi berasas Eigendom Verponding 1923."Kalau memang ada pihak nan merasa bersengketa, tentu ada jalur resmi nan bisa ditempuh," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com