Sementara, penduduk Sawangan, Solihin mengeluhkan dengan adanya pemadaman listrik nan terjadi beberapa kali, sehingga mengganggu usahanya. Menurutnya, pemadaman listrik turut memberikan akibat pada usahanya nan berjuntai pada listrik.
“Saya kan ini upaya akuakultur alias budidaya ikan hias, jadi turut berjuntai pada listrik,” ucap Solihin.
Solihin mengungkapkan, pascamati lampu beberapa hari lampau hingga lebih dari satu jam, membikin sejumlah ikan hiasnya mati. Hal itu dikarenakan aerator, filter, dan chiller tidak berfungsi.
“Karena sejumlah perangkat tidak berfaedah lantaran pemadaman listrik, penurunan oksigen drastis, penumpukan amonia beracun, dan perubahan suhu ekstrem, memicu ikan menjadi stres, penyakit, hingga kematian massal dalam hitungan jam,” ungkap Solihin.
Solihin meminta, PLN untuk tidak terlalu sering melakukan pemadaman listrik. Selain itu, PLN dapat melakukan pemberitahuan kepada pengguna andaikan bakal melakukan pemadaman listrik.
“Jangan tiba-tiba melakukan pemadaman listrik, jika seperti itu bakal merugikan kami sebagai petani ikan hias,” pungkas Solihin.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·