Frans Antoni 168 Kali Bawa Duit Fredy Pratama ke Thailand, Sekali Jalan Rp 1 M

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Frans Antony saat digiring di Bareskrim Polri. Foto: dok. dirtipidnarkoba bareskrim

Bareskrim Polri mengungkap peran besar Frans Antoni di jaringan bandar narkoba Fredy Pratama. Selain mengatur operasional, Frans diduga menjadi sosok nan rutin membawa duit hasil upaya narkoba lintas negara.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, Frans diduga mengangkut duit hasil kejahatan dari Indonesia ke Thailand selama bertahun-tahun.

“Frans Antoni melakukan aktivitas pengangkutan duit hasil kejahatan dari indonesia ke Thailand telah berjalan selama kurang lebih 7 tahun, terhitung sejak tahun 2017 hingga 2023, dengan gelombang rata-rata 2 hingga 3 kali setiap bulannya,” kata Eko, Jumat (19/6).

Dari hasil penyidikan, total perjalanan pengangkutan duit itu mencapai ratusan kali.

Frans Antony saat digiring di Bareskrim Polri. Foto: dok. dirtipidnarkoba bareskrim

“Total gelombang pengangkutan mencapai sekitar 168 kali, jadi dari Indonesia berangkat ke Thailand 168 kali membawa duit cash. Selama periode tersebut dengan nilai minimal setiap kali pengangkutan adalah Rp 1 miliar,” ujar Eko.

Untuk menyamarkan aliran uang, Frans diduga menggunakan sejumlah modus. Salah satunya lewat money changer ilegal nan beraksi di Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

“Pertama melalui money changer terlarangan sindikat internasional nan berada di malaysia, thailand, dan indonesia,” ucap Eko.

Selain itu, duit dalam corak rupiah disebut ditukar menjadi dolar Singapura sebelum dibawa ke Thailand. Frans juga memanfaatkan cryptocurrency untuk mempermudah transaksi lintas negara.

Frans Antony (kedua dari kanan) orang dekat Fredy Pratama saat ditangkap Bareskrim Polri. Foto: Dok. Istimewa

Bareskrim juga mengamankan seorang wanita nan disebut sebagai istri Frans saat penangkapan. Namun status hukumnya tetap didalami.

“Istrinya selama ini mendampingi pelariannya dia,” kata Eko.

“Belum, tetap kami periksa ini kan baru hari pertama. Nanti seminggu alias dua Minggu kita bakal rilis lanjutan perkara ini,” tambah dia.

Bareskrim sekarang konsentrasi menelusuri seluruh aliran biaya jaringan Fredy Pratama, termasuk memburu Fredy nan hingga sekarang tetap berstatus buron.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan