Liputan6.com, Jakarta - Sosok Josepha Alexandra Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Pontianak mendadak menjadi perhatian publik. Dia adalah peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat nan viral lantaran mendapatkan perlakuan tidak setara dalam kejuaraan tersebut.
Pada kejuaraan itu, Josepha memberi jawaban nan betul namun jawabannya disalahkan oleh juri pada sesi pertanyaan rebutan. Keberatan dengan juri, Josepha dengan keras memprotes demi mempertahankan jawabannya.
Aksi Josepha ini mendapatkan support banyak pihak. Sementara, respons majelis juri terhadap keberatan peserta disorot warganet. Setelah masalah ini viral, Josepha diundang datang ke MPR RI, Selasa (12/5).
Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda menyatakan bakal memberikan danasiwa S1 ke China kepada Josepha.
"Josepha bakal abang berikan danasiwa kuliah cuma-cuma di China," ujar Rifqi seperti dikutip dari akun facebook pribadinya, Selasa (12/5/2026).
Selain beasiswa, Alumni SMA 1 Pontianak ini juga menjanjikan Josepha untuk bekerja di perusahaan multinasional setelah menyelesaikan studi di China.
"Dan kelak bakal ada pemberian pekerjaan langsung dari beragam perusahaan multinasional untuk Josepha jika sudah lulus dari China," kata Rifqi.
Politikus NasDem ini mengaku bangga lantaran Josepha telah menjadi duta sekolah dan menjadi perbincangan publik lantaran sikap pantang menyerah mempertahankan gagasan.
"Abang bangga dengan Josepha telah menjadi dutanya SMA 1 Pontianak nan sekarang sudah menasional dengan peristiwa ini. Kita ambil hikmahnya peristiwa ini," ungkap Rifqi.
Atas kejadian tersebut, Rifqi menyampaikan permintaan maaf kepada Josepha dan tim. Dia menyebut, MPR bakal memberikan penjelasan sekaligus permintaan maaf mengenai kesalahan penilaian tersebut.
"Nanti secara institusi, MPR bakal memberikan penjelasan dan permohonan maaf," tutup Rifqi.
55 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·