Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 09 Februari 2026 |14:41 WIB

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Foto: Okezone)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekuatan TNI dan Polri sangat berjuntai pada kepercayaan serta support rakyat. Karena itu, dia meminta agar TNI dan Polri betul-betul menjadi tentara dan polisi rakyat.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian usai mengikuti aktivitas tersebut.
Tito awalnya enggan membeberkan secara rinci isi pengarahan Prabowo. Ia menyebut Kapolri dan Panglima TNI lebih berkuasa menjelaskan perincian taklimat tersebut.
"Lebih tepat kelak ditanyakan kepada Bapak Kapolri alias Panglima TNI nan lebih kompeten," ujar Tito.
Namun, Tito menjelaskan, bahwa Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan pertahanan negara, termasuk mencermati dinamika geopolitik dunia nan terus berkembang.
"Presiden memberikan pengarahan umum mengenai pentingnya menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta pertahanan negara. Ini juga berangkaian dengan dinamika geopolitik agar pembangunan nasional bisa melangkah lancar," katanya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·