Peristiwa 16 Agustus: Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok

Sedang Trending 6 hari yang lalu

 Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok

Peristiwa 16 Agustus: Soekarno-Hatta Diculik ke Rengasdengklok

JAKARTA - Peristiwa pengasingan Soekarno (Bung Karno) dan Mohammad Hatta (Bung Hatta) oleh golongan muda pada Kamis, 16 Agustus 1945, alias tepat 81 tahun silam, merupakan salah satu momen bersejarah.  

Pengasingan tersebut, sekarang disebut sebagai Peristiwa Rengasdengklok. Dari peristiwa itulah, Indonesia sukses memproklamirkan kemerdekaannya pada Jumat, 17 Agustus 1945. Karena kejadian itu, Indonesia murni merdeka lantaran perjuangan rakyatnya.

Peristiwa Rengasdengklok terjadi lantaran siasat para pemuda nan menginginkan kemerdekaan lebih sigap setelah mengetahui Jepang kalah dalam Perang Pasifik. Para pemuda nan terlibat dalam dalam penculikan Soekarno-Hatta di antaranya Soekarni, Aidit, Wikana, dan Chaerul Shaleh.

Awalnya, golongan muda nan dipimpin Chaerul Saleh mengadakan pertemuan di Gedung Lembaga Bakteriologi, Jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, pada 15 Agustus 1945, malam hari. Pertemuan para pemuda tersebut untuk menyikapi kekalahan Jepang.


Dari pertemuan tersebut, dihasilkan kesepakatan bahwa para pemuda menginginkan Soekarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan saat itu juga. Mereka juga menginginkan agar kemerdekaan bangsa Indonesia tanpa ada kombinasi tangan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Pasalnya, golongan muda menilai PPKI merupakan buatan Jepang. Setelah adanya kesepakatan tersebut, Wikana menemui Soekarno di Jalan Pengangsaan Timur Nomor 56. Wikana menyampaikan dorongan dari para pemuda nan menginginkan kemerdekaan saat itu juga.

Namun, Soekarno menolak. Soekarno menyatakan tidak bisa melepas tanggung jawab sebagai Ketua PPKI. Setelah mendapat jawaban dari Soekarno, muncullah inisiasi para pemuda untuk menculik Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok.

16 Agustus 1945, sekira pukul 03.00 WIB, para pemuda tersebut kemudian menculik Soekarno dan Hatta dari Jakarta ke Rengasdengklok, Karawang. Tujuan penculikan tersebut, salah satunya untuk agar Soekarno dan Hatta tidak terpengaruh dengan Jepang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com