Peringati Hari Krida Pertanian, Kota Bandung Beri Bantu Kelompok Tani

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Peringati Hari Krida Pertanian, Kota Bandung Beri Bantu Kelompok Tani Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menggelar Gerakan Pangan Murah, di sela-sela Peringatan Hari Krida Pertanian.(MI/NAVIANDRI)

PADA peringatan Hari Krida Pertanian ke-54 Pemerintah Kota Bandung memberikan apresiasi kepada para petani nan selama ini berkontribusi menjaga ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan pertanian perkotaan.

Peringatan nan mengusung tema “Petani Keren, Petani Hebat” tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung berbareng golongan tani dari seluruh wilayah Kota Bandung.

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, Hari Krida Pertanian merupakan momentum krusial untuk memberikan penghargaan kepada para petani nan telah bekerja keras mempertahankan produksi pangan dan mendukung pertanian berkelanjutan.

"Hari Krida Pertanian ini menjadi hari apresiasi alias penghargaan untuk para petani nan selama ini sudah bekerja keras membangun ketahanan pangan dan mempertahankan pertanian berkelanjutan. Karena itu setiap tahun momentum ini menjadi kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada mereka," terangnya.

Dia menyebutkan, secara nasional, peringatan Hari Krida Pertanian tahun ini dipusatkan di Gorontalo dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Namun Kota Bandung memilih menggelar peringatan setelah rangkaian aktivitas dan perlombaan sektor pertanian selesai dilaksanakan.

"Peringatan tahun ini tidak hanya menjadi arena silaturahmi para petani, tetapi juga sarana memamerkan beragam produk pertanian unggulan Kota Bandung," tuturnya.

Penghargaan

Dalam aktivitas tersebut, lanjut Gin Gin, ditampilkan produk hasil golongan tani, program Buruan Sae, serta beragam produk nan dipasarkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Selain itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pelaku pertanian serta menyalurkan support sarana produksi.

"Bantuan nan diberikan berupa sarana dan prasarana pertanian, benih, pupuk, pestisida, serta support untuk mendukung aktivitas Buruan Sae. Kami mau para petani tetap semangat dan produktif," terangnya.

Gin Gin menambahkan, aktivitas tersebut melibatkan golongan tani dari 30 kecamatan di Kota Bandung.

Untuk diketahui saat ini terdapat sekitar 45 golongan tani aktif nan bergerak di sektor pertanian konvensional. Di luar itu, Kota Bandung juga mempunyai sekitar 555 golongan Buruan Sae nan menjadi bagian krusial dalam pengembangan pertanian perkotaan dan ketahanan pangan keluarga.

Sektor pertanian Kota Bandung tetap didominasi petani padi dan hortikultura. Meskipun merupakan kota metropolitan, Bandung tetap mempunyai sekitar 699 hektare lahan sawah aktif nan terus memproduksi padi untuk kebutuhan masyarakat.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia