Jakarta -
Pengusaha meminta Menteri Keuangan Suahasil Nazara meneruskan program pendahulunya, Purbaya Yudhi Sadewa, ialah Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP). Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menilai program tersebut dapat bersambung lantaran Kemenkeu sudah ditunjuk memimpin Satgas tersebut.
"Ya kami harapkan program tersebut bakal terus berlanjut, lantaran Kemenkeu sebagai lembaga telah ditunjuk untuk memimpin Satgas Debottlenecking pemerintah," ujar Shinta saat dihubungi detikcom, Selasa (15/9/2026).
Sejak 16 Desember 2025, Kanal Debottlenecking Satgas P2SP diluncurkan dan dipimpin oleh Purbaya. Kanal ini dirancang untuk menjadi saluran resmi bagi pelaku upaya dalam menyampaikan hambatan nan dihadapi, sekaligus memastikan tindak lanjut sigap dari kementerian dan lembaga (K/L) terkait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelesaian masalah dan hambatan nan diadukan pengusaha digelar dalam sidang terbuka. Perwakilan pengusaha diundang dalam sidang dan beberapa perwakilan kementerian lain nan dinilai menghalang pengusaha juga dihadirkan.
Sidang perdana nan dilakukan Purbaya untuk Satgas Debottlenecking adalah pada 23 Desember 2025. Selama Purbaya menjabat ada sekitar belasan sidang nan dilakukan untuk menyelesaikan masalah para pengusaha.
Beberapa kasus besar juga pernah disidangkan, salah satunya adalah mangkraknya proyek Gas Abadi Masela nan mandek nyaris 20 tahun lamanya. Sidang dilakukan pada Februari 2026 lalu, dan ada groundbreaking proyek pada Juli 2026.
(ahi/ara)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·