Pengusaha Konveksi Mulai Tahan Beli Bahan Baku, Ini Penyebabnya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Tekanan biaya produksi mulai dirasakan pelaku industri mini menengah (IKM) di tengah gejolak global. Kenaikan nilai bahan baku memaksa pelaku upaya mengubah strategi agar operasional tetap berjalan.

"Bahan baku plastik itu tetap ada, IKM tetap bisa mendapatkan," kata Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nandi Herdiaman kepada CNBC Indonesia di JiExpo Kemayoran, Rabu (15/4/2026).

Namun perubahan paling terasa terjadi pada pola pembelian nan sekarang jauh lebih hati-hati dibanding sebelumnya.

"Sekarang kami shopping secukupnya saja, tidak seperti dulu nan bisa stok banyak," katanya.

Lonjakan nilai menjadi aspek utama nan mengubah perilaku tersebut. Pelaku upaya kudu menyesuaikan arus kas agar tetap bisa bertahan.

"Kenaikan nilai plastik sudah 95%, nyaris 100%," ungkapnya.

Meski nilai melonjak, aktivitas produksi tetap melangkah lantaran permintaan belum sepenuhnya hilang. Hal ini menjadi penopang utama keberlangsungan usaha.

"Selama market tetap ada, kami tetap bisa jalan," tegasnya.

Di tengah kondisi ini, kekhawatiran mulai bergeser dari nilai ke akibat nan lebih besar, ialah terganggunya pasokan.

"Yang kami takutkan itu jika nilai naik tapi barangnya tidak ada," katanya.

Perubahan situasi dunia membikin pelaku upaya semakin berhati-hati dalam mengelola stok dan pengedaran bahan baku. Keseimbangan antara nilai dan kesiapan menjadi aspek kunci agar industri tetap bergerak.

"Yang krusial peralatan tetap tersedia untuk produksi," pungkasnya.

(dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News