, TANGERANG, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang, Banten, menjadi letak studi banding bagi KPU Jakarta Timur dan KPU Tangerang Selatan. Kunjungan ini berfokus pada pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Sekretaris KPU Kota Tangerang, Fandu Dwiadma Oktavirawan, di Tangerang pada Jumat, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan arena berbagi pengalaman dan praktik baik antar satuan kerja. Tujuannya adalah untuk memperkuat tata kelola kelembagaan nan ahli dan berintegritas.
"Melalui kunjungan ini, kami dapat saling berbagi pengalaman serta penemuan nan telah dikembangkan masing-masing satuan kerja," ujar Fandu dalam keterangannya.
Meninjau Langsung Lorong Pemilu
Dalam kunjungan kerja tersebut, para peserta diajak untuk meninjau langsung Lorong Pemilu. Fasilitas ini merupakan sarana edukasi kepemiluan milik KPU Kota Tangerang nan menjadi salah satu corak komitmen dalam memberikan akses info dan pendidikan kepemiluan nan mudah dijangkau masyarakat.
Melalui Lorong Pemilu, para peserta mendapatkan info mengenai sejarah penyelenggaraan pemilu di Indonesia, sejarah kepemiluan di Kota Tangerang, hingga beragam jasa info publik dan penemuan nan dikembangkan oleh KPU Kota Tangerang.
Fandu menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya berfokus pada aspek administrasi. Upaya ini juga kudu diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan info kepada masyarakat.
"Melalui beragam penemuan nan kami hadirkan, termasuk Lorong Pemilu, kami berambisi dapat memperkuat budaya kerja nan berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik," tambahnya.
Mempererat Sinergi Antarlembaga
Kunjungan dari KPU Kota Jakarta Timur dan KPU Kota Tangerang Selatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu. Hal ini krusial dalam mewujudkan reformasi birokrasi nan berkelanjutan.
Fandu menuturkan bahwa aktivitas benchmarking tersebut diharapkan bisa memperkuat komitmen berbareng seluruh jejeran KPU. Tujuan akhirnya adalah mewujudkan tata kelola kelembagaan nan semakin akuntabel, transparan, dan melayani masyarakat secara optimal.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·