
Kiper Ajax Amsterdam, Maarten Paes. (Foto: Instagram/maartenpaes)
AMSTERDAM – Penampilan Maarten Paes dalam laga sengit antara Ajax Amsterdam melawan PSV Eindhoven memicu gelombang kritik tajam. Analis sepak bola ternama asal Belanda, Hugo Borst, tidak menahan diri untuk mengecam performa penjaga gawang nan baru berasosiasi pada Februari lampau dari FC Dallas tersebut.
Borst menilai Paes kandas memenuhi standar kiper modern nan sangat krusial bagi skema permainan klub sebesar Ajax. Ia menilai Paes menjadi salah satu penyebab Ajax pada akhirnya kandas menang dan seri dengan skor 2-2.
Kritik ini mencuat setelah Paes terlihat acapkali melakukan kesalahan fatal, terutama saat mencoba membangun serangan dari lini belakang. Borst menganggap kualitas sang kiper jauh dari kata memadai untuk bersaing di level tertinggi kejuaraan Belanda.
1. Lemah dalam Olah Bola dan Akurasi Operan
Salah satu sorotan utama Borst adalah buruknya keahlian kaki Paes. Di babak pertama saja, kiper Timnas Indonesia tersebut tercatat dua kali memberikan bola secara cuma-cuma kepada lawan.
Bahkan, satu kesalahan operan di babak berikutnya nyaris berujung petaka saat bola jatuh tepat di kaki pemain PSV nan siap melancarkan serangan balik.
Maarten Paes. (Foto: Instagram/maartenpaes)
"Sangat memalukan jika namamu adalah Paes namun memberikan bola-bola seperti itu," kata Borst, mengutip dari media Belanda, Voetbal Zone, Minggu (3/5/2026).
Borst menambahkan bahwa meskipun Paes kabarnya melakukan banyak pengamanan dahsyat selama berkarier di Amerika Serikat, sepak bola modern menuntut kiper untuk tampil serba bisa. Borst secara blak-blakan menyebut kehadiran Paes di bawah mistar gawang sebagai sesuatu nan tidak diinginkan alias bisa dilewatkan seperti sakit gigi.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·