Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah bakal membikin Indonesia reference price alias nilai referensi Indonesia untuk sejumlah komoditas utama ekspor.
Sistem tersebut ditujukan untuk menciptakan pasar komoditas nan lebih transparan dan mempunyai nilai referensi nan dapat dipercaya.
“Dengan ini kita bakal membangun Indonesia reference price (atau) nilai referensi indonesia untuk komoditas-komoditas utama ekspor Indonesia,” ujar Prabowo saat pidato RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat (14/8).
Prabowo mengatakan Indonesia mau membangun pasar nan dalam, transparan, likuid, dan dipercaya oleh pelaku upaya maupun investor dunia.
Menurut dia, sistem tersebut bakal mempertemukan produsen, petani, eksportir, pembeli, dan penanammodal dalam satu sistem nan diawasi. Dengan demikian, info transaksi diharapkan menjadi lebih transparan dan celah terjadinya penipuan semakin kecil.
“Kita mau membangun pasar nan dalam, transparan, liquid, dan dipercaya dunia, produsen, petani, eksportir pembeli dan penanammodal bakal berjumpa dalam satu sistem nan diawasi dengan info transaksi nan lebih terang dan ruang penipuan nan semakin sempit,” katanya.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·