Warga Vrontados di Pulau Chios, Yunani, kembali menggelar tradisi unik dalam seremoni Paskah Ortodoks dengan mengadakan “perang roket” saat misa tengah malam. REUTERS/Konstantinos Anagnostou
Dalam tradisi tersebut, jemaat dari dua gereja nan saling berhadapan, ialah Gereja Panagia Erithiani dan Gereja Santo Markus, saling menembakkan sekitar 20.000 roket buatan tangan dari bukit nan berlawanan. Roket-roket tersebut diarahkan ke menara lonceng masing-masing gereja, menciptakan pemandangan langit malam nan penuh cahaya. REUTERS/Konstantinos Anagnostou
Roket nan telah dipersiapkan selama berbulan-bulan itu diluncurkan dalam sebuah “kompetisi” ketepatan sasaran. Ribuan penduduk dan visitor turut memadati area sekitar untuk menyaksikan tradisi nan telah berjalan selama ratusan tahun tersebut. REUTERS/Konstantinos Anagnostou
Tradisi ini diyakini bermulai pada abad ke-19, ketika penduduk setempat menggunakan meriam untuk merayakan Paskah di bawah kekuasaan Kesultanan Ottoman. Seiring waktu, meriam digantikan dengan roket rakitan, nan kemudian menjadi karakter unik seremoni di wilayah tersebut. REUTERS/Konstantinos Anagnostou
Meski menjadi daya tarik wisata, tradisi ini tidak lepas dari sorotan. Selain statusnya nan ilegal, kekhawatiran mengenai keselamatan kembali mencuat setelah kejadian kebakaran di sebuah bengkel kembang api terlarangan nan melukai tujuh orang, empat di antaranya mengalami luka bakar tingkat dua. REUTERS/Konstantinos Anagnostou
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·