Pemkot Padang Buka 40 Beasiswa Vokasi Penerbangan dengan Jaminan Kerja

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Pemkot Padang Buka 40 Beasiswa Vokasi Penerbangan dengan Jaminan Kerja (MI/Yose Hendra)

PEMERINTAH Kota Padang, Sumatra Barat, terus memperkuat investasi di sektor sumber daya manusia melalui skema pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri. Langkah terbaru dilakukan dengan menjalin kerja sama berbareng Politeknik Kirana untuk membuka 40 slot danasiwa pendidikan vokasi bagian penerbangan bagi generasi muda Kota Padang, komplit dengan kesempatan kerja setelah lulus.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Padang dan Politeknik Kirana di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (18/6). Program ini dinilai menjadi terobosan krusial lantaran tidak hanya memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga memastikan lulusan terserap di bumi kerja, khususnya pada ekosistem industri penerbangan Lion Group.

Visi Padang Juara dan Investasi SDM

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas komitmen Politeknik Kirana nan menyediakan danasiwa dengan agunan penempatan kerja. Menurut Fadly, program ini selaras dengan visi pembangunan SDM unggul melalui program unggulan Padang Juara, nan menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan daya saing generasi muda.

"Ini kesempatan besar bagi anak-anak Kota Padang. Kami berterima kasih kepada Politeknik Kirana nan telah memberikan danasiwa sekaligus agunan kerja," ujar Fadly.

Politeknik Kirana merupakan perguruan tinggi vokasi jenjang Diploma IV nan konsentrasi pada sektor aviasi. Kampus ini mempunyai tiga program studi strategis, yakni:

  • Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara
  • Teknologi Rekayasa Avionik
  • Logistik Industri Penerbangan

Ketiga bagian tersebut merupakan sektor nan saat ini sangat dibutuhkan industri transportasi udara nasional, seiring meningkatnya mobilitas penumpang dan ekspansi industri penerbangan.

Pembebasan Biaya Kuliah dan Tunjangan Hidup

Tidak hanya mendapatkan pembebasan biaya pendidikan, calon mahasiswa asal Kota Padang juga bakal memperoleh biaya hidup (living cost) selama menempuh studi nan bakal ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Padang.

Fadly menegaskan support living cost ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah wilayah agar mahasiswa dapat konsentrasi belajar tanpa terbebani biaya operasional selama kuliah. Melalui program Padang Juara, Pemkot menargetkan pengiriman lulusan vokasi secara berkepanjangan setiap tahun agar dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja ahli di beragam sektor strategis.

Target Beasiswa: Pemkot Padang menargetkan pemberian danasiwa minimal kepada 300 pelajar setiap tahun. Saat ini, sekitar 80 hingga 100 anak telah memperoleh support melalui beragam skema.

Link and Match Dunia Industri

Direktur Utama Politeknik Kirana, Capt. Taufik Hidayat, menyebut institusinya nan berdiri pada 2025 berkomitmen memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas. Ia menyebut kuota 40 danasiwa tahun ini merupakan langkah awal kerja sama jangka panjang.

"Kami berambisi program ini tidak berakhir di tahun ini. Ke depan, kuota danasiwa bakal terus kami tingkatkan,” kata Taufik. Ia menambahkan bahwa pihak kampus telah menyiapkan akomodasi lengkap, mulai dari laboratorium hingga mess mahasiswa untuk menunjang efektivitas belajar.

Kolaborasi ini menjadi contoh konkret penerapan konsep link and match antara bumi pendidikan dan industri. Bagi Kota Padang, program ini bukan sekadar pemberian support finansial, melainkan investasi jangka panjang untuk melahirkan SDM unggul nan bisa bersaing di sektor industri strategis nasional.

Wali Kota mengimbau para pelajar dan orang tua untuk aktif mengikuti info resmi dari kanal pemerintah, terutama melalui Diskominfo Padang, agar tidak melewatkan kesempatan emas ini. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia