Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 27 Agustus 2026 |23:25 WIB

Wamendagri Bima Arya berpidato di Pemimpin Daerah Awards 2026, (Foto: Rohman)
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan bahwa para kepala wilayah di Indonesia saat ini merupakan sosok "petarung". Hal itu lantaran mereka memimpin di bawah beban tanggung jawab berat untuk menyukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto sekaligus menjawab tantangan era nan kian dinamis, sehingga sangat layak diapresiasi melalui arena penghargaan kepemimpinan daerah.
Narasi demikian diutarakan Bima Arya dalam gelaran Pemimpin Daerah Awards 2026 nan berjalan di iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026). Adapun penghargaan ini merupakan apresiasi bagi kepala wilayah nan memberikan akibat nyata bagi pembangunan melalui rangkaian kebijakannya.
Dalam pandangan Bima, kompleksitas kepemimpinan wilayah di era sekarang dinilai jauh lebih menantang lantaran dituntut menyelaraskan petunjuk pembangunan nasional dengan mandat konstituen lokal. Selain beban kebijakan strategis, tajamnya sorotan publik dan batas izin menuntut kepala wilayah untuk bekerja dengan ketelitian tinggi.
"Satu, mereka kudu mengawal program strategis Bapak Presiden. nan kedua, mereka kudu menjalankan janji-janji kampanyenya. nan ketiga, mereka kudu terus konsentrasi untuk melakukan pelayanan dasar, memenuhi standar pelayanan minimal. nan keempat, mereka bekerja di tengah algoritma media kekinian nan sangat-sangat tajam dan kritis. Dan nan terakhir, mereka kudu bekerja dalam koridor norma nan jelas," ujar Bima.
Bima mengungkapkan, julukan para petarung tersebut selalu diteriakkan saat agenda pembekalan alias retreat kepemimpinan sebagai penegas ketangguhan mental nan wajib dimiliki aparatur daerah.
Di tengah derasnya arus kritik dan algoritma media digital nan tajam, para kepala wilayah tetap dituntut solid menjaga stabilitas dan kualitas tata kelola pemerintahan.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·