Emiten BEST Gandeng PLN & Mitra Strategis Bangun Kawasan Industri AI-Data Center

Sedang Trending 58 menit yang lalu
PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) alias BEST menggandeng PT PLN (Persero) dan sejumlah mitra strategis kembangkan area industri AI dan Data Center di Bali, Kamis (27/8/2026). Foto: BEST

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BeFa) alias BEST menggandeng PT PLN (Persero) dan sejumlah mitra strategis untuk memperkuat pengembangan area industri nan siap mendukung pertumbuhan industri berbasis kepintaran buatan alias artificial intelligence (AI), data center, cloud computing, hingga industri digital.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bertema “Powering The AI Ready Industrial Ecosystem-Power, Connection, Assured” nan digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, Kamis (27/8).

Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan BeFa Digital Town, area nan dipersiapkan untuk mendukung pertumbuhan industri berbasis AI, info center, cloud, smart manufacturing, Internet of Things (IoT), dan automation melalui kesiapan prasarana energi, air, serta konektivitas digital nan terintegrasi.

Direktur Utama BeFa Leo Yulianto Sutedja mengatakan, perkembangan AI dan industri digital telah mengubah kebutuhan penanammodal dalam memilih area industri. Investor sekarang tidak hanya mempertimbangkan kesiapan lahan dan lokasi, tetapi juga kepastian prasarana nan memungkinkan upaya dapat langsung beraksi dan berkembang.

“Bagi investor, nan utama adalah kepastian bahwa kebutuhan prasarana dapat terpenuhi sesuai kualitas dan agenda nan diminta. Melalui kerjasama ini, BeFa memastikan kesiapan listrik, konektivitas, air, dan prasarana pendukung lainnya secara terintegrasi. Bagi kami, AI-ready itu memberikan kepastian kepada tenant sejak hari pertama berinvestasi,” ujar Leo.

Menurutnya, pertumbuhan AI dan info center membawa kebutuhan nan berbeda dibandingkan industri konvensional. Keandalan dan kontinuitas pasokan listrik, konektivitas berkapasitas tinggi, kesiapan air, serta keahlian prasarana untuk berkembang sejalan dengan ekspansi upaya menjadi aspek krusial dalam menentukan letak investasi.

Karena itu, tantangan area industri ke depan bukan lagi sekadar menyediakan utilitas, melainkan memastikan seluruh prasarana esensial tersebut tersedia, saling terhubung, andal, dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.

BeFa menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan nan mengintegrasikan power, water, dan neutral fiber sebagai fondasi utama kawasan. Dengan demikian, penanammodal diharapkan dapat lebih konsentrasi pada pembangunan dan pengembangan upaya tanpa kudu memulai dari persoalan dasar mengenai kesiapan infrastruktur.

Ilustrasi Data Center. Foto: Gorodenkoff/Shutterstock

Dalam aktivitas tersebut, BeFa berbareng Industrial Grid Nusantara (IGN) dan PT PLN (Persero) menandatangani MoU untuk memperkuat kesiapan dan kepastian prasarana kelistrikan di kawasan. Sementara itu, SolidBlue bakal menandatangani MoU dengan XenithIG memperkuat pengembangan konektivitas dan prasarana digital di BeFa Digital Town.

Dalam industri berbasis AI dan info center, tantangan tidak hanya terletak pada besarnya kapabilitas daya nan tersedia, tetapi juga pada keahlian menyalurkan daya tersebut secara andal dan mengembangkannya sesuai pertumbuhan kebutuhan tenant.

“Bersama PLN dan BeFa, kami mau membangun kesiapan prasarana kelistrikan di dalam area nan memungkinkan kebutuhan daya direncanakan sejak awal, ditingkatkan ketika upaya berkembang, dan tidak menjadi halangan bagi ekspansi tenant di kemudian hari. Bagi investor, kepastian seperti inilah nan semakin krusial dalam menentukan letak investasinya,” ujar Direksi IGN.

Sementara itu, Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero) Rakhmad Dewanto menyampaikan komitmen PLN dalam mendukung penyediaan prasarana kelistrikan nan andal, berkualitas, dan bisa berkembang mengikuti kebutuhan pelanggan.

Menurutnya, kerjasama antara PLN, BeFa, dan IGN merupakan bagian dari upaya berbareng untuk memberikan kepastian daya bagi tenant dan calon investor.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan