Pelatih Persija Women tak Puas Hasil Imbang di Laga Perdana Liga Putri

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Pelatih Persija Women tak Puas Hasil Imbang di Laga Perdana Liga Putri Pelatih kepala Persija Jakarta Women Muhamad Yusup Prasetiyo (kanan) dan pemain Saki Nishihara pada bertemu pers setelah pertandingan melawan FC Bekasi City Women di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026). Laga ini berhujung dengan skor(ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

PELATIH Kepala Persija Jakarta Women, Muhamad Yusup Prasetiyo, belum puas atas penampilan anak-anak asuhnya nan kandas mengamankan poin penuh pada laga pembuka Liga Putri Indonesia (Indonesia Women's League) musim 2026/2027. Bertanding di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2026), Persija Women terpaksa berbagi nomor usai ditahan seri 1-1 oleh FC Bekasi City Women.

Dalam pertandingan tersebut, Persija Women sempat tertinggal lebih dulu setelah pemain asing FC Bekasi City, Nao Tsukamato, mengonversi bingkisan penalti menjadi gol pada menit ke-29. Macan Kemayoran baru bisa menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian lewat eksekusi tendangan bebas nan dilepaskan legiun asing asal Jepang, Saki Nishihara, pada menit ke-39.

"Untuk pertandingan hari ini terus terang saya tidak senang dengan performa pemain. Tapi itu normal, itu pertandingan pertama. Pertandingan perdana selalu menyulitkan di mana-mana. Jadi kami kudu syukuri hasil akhir malam ini," ujar pembimbing nan berkawan disapa Yoyo tersebut dalam sesi bertemu pers seusai laga.

Eks pembimbing Sriwijaya FC itu menilai pertarungan melangkah kurang seimbang akibat adanya ketimpangan kuota pemain asing nan diturunkan oleh kedua tim. Persija Women baru bisa memaikan dua pemain impor asal Jepang, ialah Saki Nishihara dan Michika Sakamoto.

Sementara itu, kubu FC Bekasi City sudah dapat menurunkan kekuatan penuh empat pemain asing sekaligus, nan terdiri dari duo Jepang Nao Tsukamato dan Marin Kai, pemain asal Amerika Serikat Misa Miamour Juana, serta legiun asal Kanada Sofia Grace Iaderosa. Jurang pembeda jumlah pemain asing tersebut dinilai memengaruhi peta kekuatan di atas lapangan.

"Dua pemain asing kami belum bisa main, dan gap-nya terasa cukup besar ketika musuh memainkan empat pemain asing. Jadi pertandingan melangkah kurang begitu kompetitif lantaran komparasi jumlah pemain asing di lapangan," tutur Yoyo menjelaskan.

Pertemuan antara Persija Women dan FC Bekasi City menjadi laga penutup pekan pertama Liga Putri Indonesia 2026/2027. Pada dua laga sebelumnya nan digelar di tempat nan sama, Persita Tangerang sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Garudayaksa FC, sedangkan Dewa United Banten FC juga mengamankan kemenangan 1-0 atas Persikad Depok.

Meski tidak puas dengan hasil seri nan diraih timnya, Yoyo mengaku cukup terkesan dengan tinggi tingkat persaingan di Liga Putri Indonesia. Pengalaman menangani tim sepak bola wanita untuk pertama kali dalam kariernya ini memberikan perspektif pandang baru baginya.

"Terus terang cukup kompetitif, saya juga cukup terkejut memandang tiga laga pekan ini. Secara jujur, ini pertama kalinya saya melatih tim wanita. Jadi saya tidak pernah memperkirakan pertandingan bakal melangkah se-kompetitif ini. Semua tim punya keahlian dan kualitas nan bagus," pungkas Yoyo.

(Ant/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑