Pelabuhan Teluk Bayur dan Panjang Catat Lonjakan Arus Peti Kemas Selama 2026

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Pelabuhan Teluk Bayur dan Panjang Catat Lonjakan Arus Peti Kemas Selama 2026 Ilustrasi(Dok Istimewa)

ANAK upaya PT Pelabuhan Indonesia (Persero), PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), mencatatkan pertumbuhan arus peti kemas secara kumulatif sebesar 8 persen (year-on-year) pada periode Januari hingga Juli 2026. Pertumbuhan ini didorong oleh langkah optimasi jasa dan efisiensi operasional di seluruh wilayah kerja terminal.

Sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2026, volume arus peti kemas IPC TPK sukses menembus nomor 2.171.202 TEUs. Capaian ini meningkat dibandingkan periode nan sama pada tahun sebelumnya nan tercatat sebesar 2.009.185 TEUs.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, menyampaikan bahwa pertumbuhan positif ini merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kelebihan operasional serta memperkuat sinergi dengan para pengguna jasa.

"Capaian positif ini merupakan hasil dari komitmen berkepanjangan IPC TPK dalam menjaga operational excellence serta memperkuat sinergi dengan para pengguna jasa," ujar Daniel di Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Peningkatan keahlian operasional secara kumulatif ini juga ditopang oleh performa solid pada bulan Juli 2026. Pada bulan tersebut, arus peti kemas tumbuh 13,7 persen secara tahunan (year-on-year) mencapai 353.465 TEUs, naik dari posisi Juli 2025 nan sebesar 310.846 TEUs.

Lonjakan arus peti kemas tertinggi pada Juli 2026 dicatatkan oleh Terminal Teluk Bayur nan melesat 30,8 persen, disusul Terminal Panjang sebesar 29,1 persen, Terminal Tanjung Priok sebesar 15,2 persen, serta Terminal Jambi sebesar 6 persen.

Daniel menambahkan, IPC TPK terus konsentrasi pada percepatan pelayanan bongkar muat guna memastikan kelancaran rantai pasok nasional serta meningkatkan daya saing industri logistik Indonesia.

"Kami berambisi pencapaian ini dapat terus menjadi pemicu semangat bagi seluruh tim IPC TPK untuk konsisten menjaga kualitas layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mempertahankan tren keahlian positif," pungkas Daniel.

Sebagai informasi, IPC TPK beraksi di enam wilayah area kerja, meliputi Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Pontianak (Kalimantan Barat), Pelabuhan Panjang (Lampung), Pelabuhan Palembang (Sumatera Selatan), Pelabuhan Teluk Bayur (Sumatera Barat), dan Pelabuhan Jambi (Jambi). (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia