Pedagang Ungkap Onderdil Peugeot-Renault Masih Diburu, Ini Model yang Diincar

Sedang Trending 59 menit yang lalu
Toko Jayapura Motor di lantai tiga, Pasar Palmerah, Jakarta Barat. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Pasar onderdil mobil di Indonesia tetap menyimpan cerita menarik. Di tengah kekuasaan merek Jepang dan China dengan mobil elektrifikasi, ada pedagang nan tetap memperkuat menjual komponen untuk mobil besutan Eropa selama lebih dari dua dekade.

Franky, pemilik Jayapura Motor, merupakan salah satu pedagang nan tetap menjual spare part Peugeot dan Renault di Pasar Palmerah, Jakarta Barat. Ia mulai berdagang kedua merek tersebut sejak 2002 dan sampai sekarang tetap melayani konsumen nan mencari komponennya.

"Masih ada aja sih nan nyari tahun ini, dari dulu memang konsentrasi ke mobil itu saja. Permintaannya stabil, ya meski ada penurunan sedikit. Saya rasa semua pedagang di sini mengalami penurunan, memang situasi ekonominya lagi begitu," ujarnya kepada kumparan saat ditemui di blok A-36 lantai tiga Pasar Palmerah, Jumat (28/8).

Peugeot 206. Foto: Dok. Wikimedia

Franky bilang, tetap cukup banyak masyarakat Tanah Air nan menggunakan kedua mobil rakitan Prancis itu. Untuk Peugeot, dia lebih sering mendapat permintaan onderdil untuk model 206, 306, dan 406. Sementara itu, beberapa model Renault nan tetap dicari konsumennya antara lain Clio, Kangoo, dan Duster.

Jenis spare part nan dicari konsumen cukup beragam dan berjuntai pada kebutuhan kendaraan. Franky menuturkan bagian kaki-kaki menjadi nan paling sering ditanyakan, terutama lantaran usia pakai mobil nan sudah cukup lama. Ia menyebut, pesanan lebih banyak datang dari konsumen nan menggunakan mobil Peugeot.

"Rata-rata itu datang buat kaki-kaki sih, bagian mesin jika sudah butuh diperbarui lagi. Harga komponen Renault relatif sedikit lebih mahal dibandingkan Peugeot, lebih agak susah juga, sejauh ini tetap cukup kondusif lah spare part-nya," ungkapnya.

Renault Clio. Foto: Dok. Wikimedia

Dari sisi harga, Franky menilai onderdil mobil Eropa sebenarnya tidak berbeda jauh dibandingkan komponen mobil Jepang. Menurutnya, mahal alias murahnya nilai lebih berkarakter relatif dan berjuntai pada jenis suku cadang nan dibutuhkan.

Selama 24 tahun berjualan, dia tetap tetap mempertahankan langkah berdagang secara langsung. Ia tidak merambah ke e-commerce dan tetap mengandalkan toko fisiknya untuk melayani konsumen.

"Untuk Peugeot sama Renault, saya doang. Dulu sempat ada satu toko lagi, hanya sudah nggak buka, puji tuhan saya tetap bisa bertahan, jika Chevrolet di sini tetap ada satu. Mercy di sini nggak ada, dulu sempet ada sih Mercy satu toko, BMW dari dulu nggak pernah ada, di sini rata-rata merek Jepang," tambahnya.

Jayapura Motor sendiri menyediakan beragam suku cadang untuk Peugeot dan Renault, seperti komponen nan sigap aus, kaki-kaki, hingga bagian mesin. Franky juga menawarkan pilihan suku cadang orisinal, produk replika, alias spare part asal Prancis non-genuine parts sesuai kebutuhan konsumen.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan