Ilustrasi(Magnific)
MENJAGA kesehatan sistem kardiovaskular sekarang semakin jelas arahnya. Sebuah studi observasional dan kajian kesehatan nan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah medis mengungkapkan kalium (potassium) menjadi salah satu nutrisi paling efektif dalam menekan akibat terjadinya stroke, termasuk jenis stroke nan berakibat fatal.
Dalam riset tersebut, para peneliti menganalisis info pola makan dan catatan kesehatan dari puluhan ribu partisipan dewasa selama bertahun-tahun. Para intelektual mengawasi hubungan antara tingkat asupan beragam jenis mineral harian terhadap kejadian penyakit pembuluh darah otak.
Hasil kajian menunjukkan bahwa perseorangan nan mengonsumsi kalium dalam jumlah cukup sesuai rekomendasi harian mempunyai akibat nan jauh lebih rendah untuk mengalami serangan stroke dibandingkan dengan golongan nan mempunyai asupan kalium paling rendah. Efek perlindungan ini paling terlihat signifikan pada pencegahan stroke iskemik, ialah jenis stroke nan disebabkan oleh penyumbatan gumpalan darah di otak.
Bagaimana Kalium Bekerja Memproteksi Otak?
Para mahir kesehatan menjelaskan bahwa pengaruh positif kalium terhadap pencegahan stroke terjadi melalui beberapa sistem kegunaan organ nan saling berkaitan:
- Menyeimbangkan Kadar Natrium: Kalium bekerja secara alami menyeimbangkan kadar garam alias natrium di dalam tubuh. Asupan kalium nan cukup membantu ginjal mengeluarkan kelebihan natrium melalui urine.
- Menurunkan Tekanan Darah: Dengan berkurangnya natrium berlebih, tekanan pada tembok pembuluh darah mengendur. Tekanan hipertensi (hipertensi) merupakan aspek akibat utama penyebab pecah alias tersumbatnya pembuluh darah otak.
- Menjaga Elastisitas Pembuluh Darah: Mineral kalium membantu menjaga kelenturan tembok pembuluh darah serta mencegah pembentukan plak nan dapat menyumbat aliran darah menuju otak.
Para peneliti juga mencatat kombinasi antara pengurangan asupan natrium dan peningkatan konsumsi kalium memberikan perlindungan dobel nan jauh lebih optimal bagi kesehatan jantung dan otak.
Sumber Makanan Alami Kaya Kalium
Meskipun suplemen kalium banyak beredar di pasaran, para master kesehatan sangat menyarankan agar masyarakat memenuhi kebutuhan mineral ini langsung dari sumber makanan utuh. Hal ini disebabkan oleh penyerapan nutrisi dari makanan alami nan dinilai lebih kondusif dan disertai gizi pendukung lainnya seperti serat dan antioksidan.
Beberapa jenis makanan nan kaya bakal kandungan kalium antara lain:
- Buah-buahan: Pisang, alpukat, jeruk, melon, dan buah kering seperti kismis alias kurma.
- Sayuran hijau & Umbi: Bayam, kentang (terutama dengan kulitnya), ubi jalar, dan tomat.
- Kacang-kacangan & Biji-bijian: Kacang merah, edamame, almond, dan lentil.
- Olahan Susu & Ikan: Yoghurt tanpa gula, susu rendah lemak, serta ikan salmon dan tuna.
Para mahir mengingatkan meskipun kalium sangat bermanfaat, perseorangan dengan riwayat penyakit ginjal kronis perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan master sebelum meningkatkan asupan kalium harian, guna menghindari penumpukan kadar kalium nan berlebihan dalam darah. (Eating Well/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·