Gandeng ADB, Bank SMBC Perluas Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok

Sedang Trending 46 menit yang lalu
(kanan-kiri) Emilya Tjahjadi, Direktur Bank SMBC Indonesia, Jun Saito, Wakil Direktur Utama Bank SMBC Indonesia, Steven Beck, Head for Trade and Supply Chain Finance Asian Development Bank (ADB), dan Bobur Alimov, Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank SMBC Indonesia dan ADB di Jakarta, Kamis (27/8). Foto: SMBC

PT Bank SMBC Indonesia Tbk telah meneken kerja sama dengan Asian Development Bank (ADB). Kerja sama tersebut ditujukan untuk memperluas dan memperkuat kapabilitas utamanaya dalam pembiayaan perdagangan.

Wakil Direktur Utama Bank SMBC Indonesia Jun Saito menjelaskan dalam skema tersebut, ADB bakal berkedudukan sebagai mitra partisipasi akibat strategis bagi portofolio pembiayaan perdagangan dan rantai pasok milik Bank SMBC Indonesia.

“Kerja sama ini mencerminkan komitmen kami untuk terus meningkatkan kapabilitas serta menyediakan solusi nan mendukung kebutuhan upaya pengguna nan terus berkembang dalam sebuah ekosistem upaya nan lebih luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8).

Dengan kerja sama itu, Saito menjelaskan Bank SMBC terbantu dalam aspek memperluas pembiayaan bagi pelaku industri di beragam segmen melalui unfunded risk participation scheme.

Di samping itu, kemitraan tersebut juga dirancang secara pruden untuk memperkuat sistem kontingensi angsuran nan sudah melangkah dan menjaga kualitas angsuran Bank SMBC Indonesia agar tetap sehat. Jun menegaskan, kerja sama juga dipastikan sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan nan baik nan mencakup proses uji tuntas nasabah, kepatuhan terhadap ketentuan nan berlaku, serta pemantauan portofolio secara berkelanjutan.

(kanan-kiri) Emilya Tjahjadi, Direktur Bank SMBC Indonesia, Jun Saito, Wakil Direktur Utama Bank SMBC Indonesia, Steven Beck, Head for Trade and Supply Chain Finance Asian Development Bank (ADB), dan Bobur Alimov, Kepala Perwakilan ADB untuk Indonesia dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank SMBC Indonesia dan ADB di Jakarta, Kamis (27/8). Foto: SMBC

“Kerangka kerja tersebut mendukung penerapan praktik perbankan nan berpendirian kehati-hatian dan sejalan dengan standar internasional,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pembiayaan perdagangan dan rantai pasok merupakan salah satu solusi strategis Bank SMBC Indonesia untuk menjaga pertumbuhan. Hal ini juga terus dilakukan dengan meningkatkan kapabilitas sistem dan produk dari segmen korporasi hingga mikro.

“Kolaborasi ini semakin memperkuat peran Bank SMBC Indonesia sebagai mitra finansial tepercaya dalam mendukung aktivitas perdagangan dan rantai pasok di Indonesia. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi bumi usaha, meningkatkan ketahanan ekosistem perdagangan, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan,” kata Saito.

Terkait pertumbuhan bisnis, per akhir Juni 2026 Bank SMBC Indonesia mencatat pertumbuhan angsuran konsolidasi di segmen korporasi dan komersial sebesar 12,8 persne secara tahunan menjadi Rp 116,5 triliun.

Di samping itu, pertumbuhan angsuran nan positif juga dicatatkan oleh segmen upaya lainnya, seperti Jenius nan tumbuh 9,9 persen secara tahunan menjadi Rp 3,69 triliun, BTPN Syariah nan tumbuh 8,7 persen secara tahunan menjadi Rp 11,03 triliun, serta pembiayaan melalui anak upaya OTO & SOF nan meningkat 5,8 persen secara tahunan menjadi Rp 31,89 triliun.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan