PBNU Minta Warga Tak Lihat Perang bak Nonton Bola: Ini Ancaman Kemanusiaan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
Jakarta -

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya menyebut perang berakibat bagi masyarakat dunia. Dia meminta masyarakat tak menyaksikan perang dengan sorak-sorai seperti nonton sepakbola.

"Ya saya mau membujuk kepada semuanyalah, kepada masyarakat, marilah kita berakhir memandang perang ini seperti nonton bola. Nonton bola itu jika nan satu gol kita sorak-sorak. Kalau, apa namanya, kesebelasan nan kita bela kena gol, kita maki-maki dan lain sebagainya. Ini perang ini bukan seperti nonton bola," kata Gus Yahya di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).

Gus Yahya menegaskan masyarakat kudu menolak segala corak perang. Dia mengatakan perang bakal berakibat bagi kemanusiaan.

"Perang ini dampaknya menyangkut nasib kita sendiri juga. Jadi mari kita memandang perang ini sebagaimana keadaannya bahwa ini ancaman bagi seluruh kemanusiaan," ujarnya.

Dia juga mengapresiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat-Iran. Dia berambisi bentrok bukan hanya terjeda sebentar, tapi mewujudkan perdamaian permanen.

"Kita semua berambisi bahwa ini bakal menjadi permanen dan gencatan senjata ini bakal diikuti dengan kesepakatan-kesepakatan untuk menghentikan kekerasan sama sekali," tuturnya.

Gus Yahya meminta masyarakat tidak menyebarkan provokasi. Dia berambisi masyarakat bersatu.

"Saya juga menentang, menentang pihak mana pun, pihak mana pun nan hendak memanfaatkan keadaan di tengah tantangan-tantangan berat ini untuk memicu dinamika politik nan membahayakan bangsa dan negara," ujarnya.

(ial/haf)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News