Pasar Senen Jadi Stasiun KA Tersibuk, Januari-Mei 2026 Angkut 3,1 Juta Penumpang

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Vice President Public Relations PT KAI, Anne Purba, di Jakarta, Senin (9/12/2024). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI mencatat Pasar Senen sebagai stasiun kereta api jarak jauh dengan pergerakan penumpang naik-turun tertinggi sepanjang Januari hingga Mei 2026. Pada periode tersebut, Stasiun Pasar Senen melayani 3.155.845 pergerakan pengguna KA jarak jauh, terdiri dari 1.670.428 pengguna naik dan 1.485.417 pengguna turun.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya mobilitas pengguna di Stasiun Pasar Senen menunjukkan peran krusial stasiun itu sebagai simpul perjalanan antarkota dari Jakarta menuju beragam wilayah di Pulau Jawa.

“Pasar Senen merupakan simpul strategis mobilitas antarkota di Indonesia. Data Januari hingga Mei 2026 memperlihatkan peran stasiun ini sangat besar lantaran melayani perjalanan jarak jauh dalam volume tinggi dan terhubung dengan perjalanan komuter serta pikulan publik perkotaan,” ujar Anne melalui keterangan tertulis, Rabu (24/6).

Secara bulanan, pergerakan pengguna KA jarak jauh di Stasiun Pasar Senen tercatat 622.763 pengguna pada Januari, 492.511 pengguna pada Februari, 783.962 pengguna pada Maret, 613.383 pengguna pada April, dan 643.226 pengguna pada Mei 2026.

Angka tersebut menempatkan Pasar Senen di atas sejumlah stasiun besar lainnya pada periode nan sama, seperti Gambir 2.603.087 pelanggan, Yogyakarta 2.574.177 pelanggan, Semarang Tawang 1.736.897 pelanggan, dan Surabaya Gubeng 1.547.309 pelanggan.

Anne menilai karakter Pasar Senen sangat kuat lantaran melayani perjalanan masyarakat lintas segmen, mulai dari perjalanan keluarga, pekerja, pelajar, mahasiswa, wisatawan, pelaku upaya kecil, hingga masyarakat nan mengandalkan kereta api sebagai moda utama menuju beragam kota.

“Bagi banyak pelanggan, Pasar Senen menjadi titik awal perjalanan nan dekat, praktis, dan terhubung. KAI terus memastikan alur pengguna di stasiun ini melangkah tertata, mulai dari kehadiran di area stasiun, proses boarding, info perjalanan, hingga keberangkatan kereta api,” kata Anne.

Selain KA jarak jauh, Stasiun Pasar Senen juga melayani Commuter Line Cikarang/Bekasi. Pola perjalanan nan melalui Pasar Senen mencakup Bekasi/Cikarang–Pasar Senen–Kampung Bandan serta Kampung Bandan–Pasar Senen–Bekasi/Cikarang.

Pemilir melangkah keluar Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (24/3/2026). Foto: Darryl Ramadhan/ANTARA FOTO

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, pengguna Commuter Line di Stasiun Pasar Senen tercatat 1.509.193 pelanggan, terdiri dari 706.562 pengguna gate in dan 802.631 pengguna gate out. Secara bulanan, volume pengguna Commuter Line di Pasar Senen mencapai 311.994 pengguna pada Januari, 262.895 pengguna pada Februari, 382.015 pengguna pada Maret, 272.160 pengguna pada April, dan 280.129 pengguna pada Mei 2026.

Pada periode nan sama, Cikarang Line melayani 36.294.605 pengguna, terdiri dari 7.483.175 pengguna pada Januari, 6.871.690 pengguna pada Februari, 7.362.799 pengguna pada Maret, 7.466.071 pengguna pada April, dan 7.110.870 pengguna pada Mei 2026.

“Integrasi dengan Commuter Line Cikarang/Bekasi memberi kemudahan bagi pengguna dari Bekasi, Cikarang, Jatinegara, Kampung Bandan, dan area Jakarta lainnya untuk mengakses KA jarak jauh melalui Pasar Senen. Keterhubungan ini membikin perjalanan menuju stasiun lebih efisien, terutama bagi pengguna nan memilih pikulan publik sejak awal perjalanan,” ujar Anne.

Konektivitas area Stasiun Pasar Senen juga didukung akses Transjakarta di Halte Senen. Layanan nan tersedia mencakup BRT 2 Pulo Gadung–Monas, rute 2A Pulo Gadung–Rawa Buaya, rute 7F Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih, BRT 14 Jakarta International Stadium–Senen, serta rute 14B Tanjung Priok–Senen via JIS.

Dengan akses tersebut, pengguna KA jarak jauh dapat melanjutkan perjalanan menuju pusat kota, area permukiman, pusat perdagangan, area pendidikan, destinasi wisata, hingga titik aktivitas masyarakat lainnya dengan lebih mudah.

Anne mengatakan dari sisi demografi, Stasiun Pasar Senen berada di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Ia mengungkapkan berasas info BPS, jumlah masyarakat Kecamatan Senen pada 2024 mencapai 119.457 jiwa, terdiri dari 60.405 laki-laki dan 59.052 perempuan.

Kecamatan Senen terdiri dari enam kelurahan, ialah Kenari, Paseban, Kramat, Kwitang, Senen, dan Bungur. Kelurahan Kramat menjadi wilayah dengan masyarakat terbesar, ialah 33.821 jiwa, disusul Paseban 27.694 jiwa, Bungur 20.954 jiwa, Kwitang 18.029 jiwa, Kenari 11.200 jiwa, dan Senen 7.759 jiwa.

Kawasan Senen juga mempunyai aktivitas ekonomi dan akomodasi nan kuat. BPS mencatat Kecamatan Senen mempunyai 25 hotel dan 14 penginapan pada 2024. Seluruh kelurahan di Kecamatan Senen juga mempunyai prasarana transportasi darat dengan pikulan umum bertrayek tetap.

“Kekuatan Pasar Senen terletak pada pertemuan kegunaan antarkota, komuter, area niaga, akomodasi, dan transportasi perkotaan. Karena itu, KAI terus memperkuat alur layanan, info perjalanan, kebersihan, keamanan, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan di area Senen,” terang Anne.

KAI mengimbau pengguna nan bakal berangkat dari Stasiun Pasar Senen untuk datang lebih awal, memeriksa kembali agenda perjalanan melalui Access by KAI, menyiapkan identitas, memperhatikan pengumuman petugas, dan menjaga peralatan bawaan selama berada di area stasiun.

“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan nan aman, nyaman, dan tertata bagi seluruh pelanggan. Dengan volume mobilitas nan besar, kedisiplinan pengguna dan kesiapan jasa menjadi kunci agar perjalanan dari Pasar Senen melangkah lancar,” tutur Anne.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan