
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan peninjauan langsung pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut program pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya.
Pramono menjelaskan, Pasar Kramat Jati menghasilkan sekitar 5 ton sampah organik setiap hari. Sampah tersebut nantinya bakal diolah menjadi produk berfaedah seperti pupuk.
“Seperti kita ketahui di tempat ini, kurang lebih setiap hari ada 5 ton sampah. Nanti bakal bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menghasilkan output nan berfaedah bagi pertamanan dan lainnya, termasuk bekerja sama dengan Pupuk Indonesia,” kata Pramono kepada wartawan, Senin (11/5/2026).
Pramono meyakini pengolahan tersebut dapat membantu mengurangi beban penumpukan sampah di TPST Bantargebang. Terlebih, mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya bakal menerima sampah residu.
“Saya meyakini jika program ini bisa dijalankan, maka bakal sangat berfaedah untuk mengurangi beban pengiriman sampah dari pasar ke Bantargebang,” ujarnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·