Para Anker KRL Harap Sabar, Revitalisasi Stasiun Bogor Selesai Juli

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT KAI Commuter (KCI) mengungkapkan revitalisasi perpanjangan beberapa jalur KRL di Stasiun Bogor saat ini sedang berjalan sejak Rabu (15/4/2026) lalu. Adapun peron jalur 6-8 Stasiun Bogor sedang direvitalisasi berupa perpanjangan jalur agar dapat melayani KRL berstamformasi 12 kereta (SF 12) kedepannya.

Namun, kepadatan alur penumpang sempat terjadi Senin (20/4/2026) pagi hari ini. Revitalisasi ini bakal dilakukan selama tiga bulan dan ditargetkan selesai Juli 2026.

"Ditargetkan untuk pekerjaan perpanjangan peron 6 - 8 Stasiun Bogor bakal diselesaikan dalam 3 bulan ya sehingga sasaran diselesaikan pada bulan Juli 2026," ungkap Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda kepada CNBC Indonesia.

Karina mengatakan pada hari ini menjadi Senin pertama pasca revitalisasi beberapa jalur Stasiun Bogor, meski pihaknya sudah mengantisipasi dengan menyiapkan beragam langkah.

"Jadi memang pekerjaan perpanjangan peron di stasiun Bogor ini sudah kita mulai dari minggu lampau ya, tepatnya 15 April, dan kebetulan hari ini adalah hari Senin pertama kita menghadapi pengaturan flow penumpang secara unik di stasiun Bogor sebagai bagian dari pekerjaan untuk perpanjangan peron," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi perihal tersebut, pihaknya sudah menyiagakan beberapa petugas tambahan untuk mengarahkan penumpang nan bakal menaiki KRL nan berada di jalur 2-5 Stasiun Bogor.

"Jadi nan kami lakukan saat ini, kami menyiagakan petugas-petugas di stasiun Bogor ini untuk membantu pengaturan flow penumpang, khususnya penumpang nan bakal masuk ke area peron 4 dan 5 di stasiun Bogor," lanjutnya.

Pengunjung mengugunakan transportasi KRL di Stasiun Tujuan Bogor-Jakarta Kota, Kamis,12/3/2020. Paparan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai akibat penyebaran virus corona nan menyebabkan Covid-19 via transportasi salah satunya KRL commuterline rute Bogor-Depok-Jakarta Kota berisiko tinggi menjadi area penyebaran virus corona terbesar. Beberapa penumpang juga menggunakan masker guna antisipasi penyebaran virus. Pantauan CNBC Indonesia Penumpang nan telah menumpuk mulai melangkah merangsek mendekati arah datangnya kereta. Jam-jam sibuk kendaraan umum dimana banyak para pekerja nan memulai aktivitasnya sehingga terlihat tidak ada tempat untuk bergerak.   (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)Foto: Penumpang KRL (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pengunjung mengugunakan transportasi KRL di Stasiun Tujuan Bogor-Jakarta Kota, Kamis,12/3/2020. Paparan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai akibat penyebaran virus corona nan menyebabkan Covid-19 via transportasi salah satunya KRL commuterline rute Bogor-Depok-Jakarta Kota berisiko tinggi menjadi area penyebaran virus corona terbesar. Beberapa penumpang juga menggunakan masker guna antisipasi penyebaran virus. Pantauan CNBC Indonesia Penumpang nan telah menumpuk mulai melangkah merangsek mendekati arah datangnya kereta. Jam-jam sibuk kendaraan umum dimana banyak para pekerja nan memulai aktivitasnya sehingga terlihat tidak ada tempat untuk bergerak. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selain itu, KAI Commuter berbareng PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI sudah menyiapkan beberapa akses alternatif, mulai dari akses sementara penumpang dari pintu selatan menuju peron 2-5.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga telah menyiapkan pengganti akses lain ialah melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) nan menghubungkan Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang.

"Kami juga mengoptimalisasi akses pengganti ialah melalui JPO Stasiun Paledang nan berada di selatan Stasiun Bogor," jelasnya.

Sementara itu, akses utama sementara dari pintu selatan menuju jalur 2-5 sekarang sudah dilengkapi oleh genting kanopi sementara guna menghindari penumpang kehujanan.

"Terkait kebutuhan kanopi di pedestrian sementara ini juga sudah dilakukan pemasangan kanopi dan penambahan penerangan sehingga harapannya ini membantu untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna di saat kami sedang menjalankan perbaikan prasarana di Stasiun Bogor," ujarnya.

Karina pun mengimbau kepada pengguna KRL di Stasiun Bogor agar senantiasa mengikuti pengarahan petugas agar kenyamanan berbareng dapat tercipta selama revitalisasi berlangsung.

"Kami tentunya minta kerjasama bagi dari seluruh pengguna untuk mengikuti pengarahan petugas kami, khususnya di sisi flow penumpang lantaran dalam kondisi kepadatan tertentu sangat dimungkinkan bagi petugas kelak bakal mengarahkan pengguna juga untuk mengoptimalisasi aksesibilitas melalui JPO Paledang," terangnya.

Selama revitalisasi, selain berakibat kepada alur penumpang di Stasiun Bogor, juga berakibat pada perjalanan beberapa KRL lintas Jakarta Kota-Bogor. Sebanyak 31 perjalanan pun terdampak dari revitalisasi ini lantaran jalur 6-8 Stasiun Bogor tidak dapat dioperasikan sementara.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News