Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah media asing memberi sorotan pada kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8. AFP misalnya menulis gimana peristiwa itu membikin kapal terbalik di Laut Jawa, menewaskan sejumlah orang dengan ratusan orang hilang.
"Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, mengatakan pada hari Senin bahwa enam orang telah dipastikan meninggal bumi dan 129 orang lainnya dinyatakan hilang," muat laman tersebut, dikutip Senin (14/9/2026).
"Setidaknya 108 orang lainnya telah sukses diselamatkan pada hari sebelumnya," tambahnya dalam tulisan "Indonesia searches for missing passengers after ferry capsizes off Java".
Disebutkan pula gimana pencarian terus dilakukan. Lima pesawat dan 17 kapal, termasuk kapal perang angkatan laut, dikerahkan.
"Kecelakaan laut merupakan kejadian nan kerap terjadi di Indonesia, sebuah negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau nan sangat berjuntai pada transportasi kapal untuk mobilitas sehari-hari dan pariwisata," tambah media itu.
"Standar keselamatan nan lenggang dan cuaca nan tidak menentu menjadi penyebab utama terjadinya bencana-bencana tersebut," ujarnya.
"Pekan lalu, sebuah speedboat nan membawa delapan orang-termasuk lima wartawan dari instansi buletin lokal dan internasional-dilaporkan lenyap di dekat Gunung Anak Krakatau, Provinsi Banten. Operasi pencarian tersebut tetap terus berlangsung," muat AFP lagi.
Hal sama juga diberitakan instansi buletin Reuters. Dikatakan gimana video menunjukkan sebuah kapal besar berwarna merah dan hitam dalam posisi terbalik, di mana sebagian tenggelam di perairan, dengan bagian bawah kapal nan dicat merah terlihat di atas permukaan air.
"Dua perahu kecil, nan masing-masing mengangkut orang, terlihat mengapung di perairan nan galak di dekat kapal nan terbalik tersebut," tulis laman itu.
"Lokasi kapal nan terbalik itu berada sekitar 80 mil laut (hampir 150 kilometer) dari pusat komando di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin... Cuaca sangat jelek saat kejadian terjadi, dengan ombak setinggi tiga meter menghantam kapal," muat Reuters lagi dalam tulisan berjudul "Indonesia rescuers battle turbulent seas in search for 129 people after passenger ship capsizes".
Senada dengan AFP, Reuters juga menyoroti gimana ketergantungan ke kapal feri menjadi krusial di Indonesia nan merupakan negara kepulauan. Apalagi perjalanan laut lebih murah dibanding udara.
Diingatkan pula gimana sebelum kejadian ini, dua kapal feri lain nan mengangkut penumpang juga mengalami kecelakaan dan kebakaran di laut. Kejadian nahas itu juga menyantap korban jiwa.
"Indonesia sangat berjuntai pada kapal feri untuk menghubungkan 17.000 pulaunya, lantaran perjalanan laut lebih murah dan lebih mudah diakses dibandingkan perjalanan udara, namun sering terjadi kecelakaan," tulis laman itu
"Dalam kejadian terpisah bulan lalu, dua kapal feri nan mengangkut ratusan penumpang mengalami kebakaran di tengah laut. Lima orang tewas ketika sebuah feri terbakar di perairan dekat Pulau Madura, sementara satu orang meninggal dalam kebakaran di feri nan sedang berlayar dari pulau wisata Bali," tambahnya.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·