
Water bombing dalam penanganan Karhutla (Foto: Ilustrasi/BNPB)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 13 titik panas tetap terdeteksi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Upaya pemadaman kebakaran rimba dan lahan (karhutla) dilakukan melalui satgas darat dan satgas udara.
"Kalimantan Selatan, terpantau di sana ada 13 titik panas dengan kualitas udara umumnya sedang-berbahaya. Jarak pandang di bawah 3 km," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (1/9/2026).
Ia menyebut kebijakan sekolah di Kalsel menerapkan skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara kondisional. Ia menambahkan, kehidupan sosial masyarakat tetap melangkah normal meskipun sejumlah wilayah dilanda karhutla.
"Kami tetap menganjurkan untuk menggunakan masker, terutama andaikan beraktivitas di luar rumah," sambungnya.
Berton menuturkan, satgas darat melakukan pemadaman di Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, hingga Kota Banjarbaru. Dari operasi tersebut, satgas darat sukses memadamkan lahan seluas 29 hektare.
23 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·