Militer AS Mendadak Kirim Pasukan dan Armada ke Sulawesi Utara, Ada Apa?

Sedang Trending 17 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Angkatan Udara Amerika Serikat (U.S. Air Force) secara tiba-tiba mengirimkan armada dan personel militernya ke Pangkalan Udara Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara. Kehadiran armada militer tersebut bermaksud untuk bekerja-sama dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) dalam latihan lapangan berbareng berjudul Cope West 2026.

Dalam sebuah pernyataan pers Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jakarta, latihan nan berfokus penuh pada operasi angkut udara taktis ini dijadwalkan berjalan pada 7 hingga 11 September. Nantinya, personel dan pesawat dari 374th Airlift Wing U.S. Air Force bakal berlatih secara langsung berbareng personel TNI-AU di lapangan. Manuver militer ini juga dipastikan bakal melibatkan armada pesawat angkut jagoan dari kedua negara, ialah pesawat C-130.

Kegiatan Cope West 2026 difokuskan pada training operasi udara taktis guna meningkatkan interoperabilitas dengan aset angkut udara taktis TNI-AU, sekaligus mendukung program modernisasi militer Indonesia. Pasukan AS dan Indonesia dijadwalkan untuk melaksanakan operasi udara taktis berbareng secara intensif di langit Sulawesi. Kedubes AS pun merinci rangkaian manuver rawan nan bakal dilakukan kedua angkatan udara tersebut.

"Mencakup penerjunan muatan Low-Cost Low-Altitude (LCLA), sistem penerjunan kontainer berkecepatan tinggi dan rendah, penerjunan personel dengan teknik terjun bebas militer, serta penerbangan susunan taktis," papar rilis resmi Kedubes AS.

Selain praktik manuver tempur di udara, arena ini juga bakal menjadi wadah pertukaran skill strategis antara militer kedua negara. Ini mengenai sejumlah bagian seperti konsentrasi penanganan keadaan darurat.

"Para master dari kedua negara juga bakal berbagi pengetahuan dan pengalaman di beragam bidang, seperti kesehatan penerbangan, pemindahan medis melalui udara, serta prosedur penanganan keadaan darurat. Selain itu, latihan simulasi di meja bakal dilaksanakan untuk meningkatkan koordinasi dan keahlian bersama," ungkapnya.

Pengerahan kekuatan ini merupakan bagian dari manuver Pacific Air Forces nan berkoordinasi langsung dengan beragam komponen, sekutu, dan mitra global. Langkah strategis tersebut bermaksud menyediakan keahlian udara, antariksa, dan siber untuk mendukung Komando Indo-Pasifik AS serta menjaga stabilitas area Indo-Pasifik nan bebas dan terbuka.

Sebagai informasi, Cope West merupakan latihan militer nan diselenggarakan secara berkala sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 1989 silam. Latihan campuran tahun ini secara unik menandai penyelenggaraan Cope West untuk ke-13 kalinya di wilayah Indonesia.

(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News