Oso juga menyatakan, dirinya sangat mengenal dekat seluruh lingkaran family besar almarhum. Kepergian sang jenderal tentu meninggalkan kesedihan dan ruang kosong nan mendalam di hati mantan Ketua DPD RI tersebut.
"Ya, nan terakhir setelah sakit-sakit inilah. Ya. Dan dia seorang kawan nan tidak mudah berkawan sama dia, tapi jika berkawan sama dia sangat-sakat eh... apa... sangat setia, bersahabat. Dan saya mengenal sekali dia dan keluarganya, adik-adiknya saya kenal sekali," kata Oso.
"Seperti Riamor ya, dan ya, saya merasa kehilangan. Tapi ya semua juga kita bakal hilang. Akan kembali kepada penciptanya. Jadi kita doakan agar beliau ditempatkan di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala. Amin, amin, amin," sambungnya.
Ketika ditanya mengenai kronologi medis alias penyakit nan diderita oleh almarhum, Oso mengaku belum mengetahui secara mendetail. Dirinya beriktikad untuk mencari tahu lebih lanjut setelah berjumpa langsung dengan pihak family inti di dalam rumah duka.
"Ah itu wallahu a'lam, saya sendiri ini baru ketemu sekarang, dengan istrinya, dan dengan anaknya ya. Nanti saya tanyakan ya," pungkas Oso.
Reporter: Nur Habibie (Merdeka.com)
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·