Ormas-ormas Pati Gelar Doa Bersama, Kompak Sepakat Jaga Kondusivitas

Sedang Trending 19 menit yang lalu

Jakarta -

Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar angan bersama. Ormas-ormas Pati menyuarakan sikap untuk Pati nan damai, aman, kondusif dan bermartabat.

Dilansir detikJateng di Alun-alun Pati, beragam ormas datang mulai pukul 19.45 WIB. Mereka datang dengan mengenakan kostum identitas masing-masing ormas.

Doa berbareng dan pernyataan sikap ini dibuka sambutan oleh Ketua Panitia Ahmad Sulaim Habibi. Pada kesempatan itu, Ahmad Sulaim Habibi membujuk peserta bermohon berbareng agar Pati tetap adem, tenteram, damai, dan kondusif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bermohon berbareng agar Pati tetap adem, tenteram, dan tenteram kondusif dan bermartabat," kata dia saat memberikan sambutan dari atas panggung, Jumat (21/8/2026).

Acara dilanjutkan dengan pernyataan sikap secara bersama-sama. Peserta menyalakan lilin dan lampu ponsel masing-masing. Mereka bersama-sama mengucap pernyataan sikap.

Adapun pernyataan sikap dipimpin oleh Wakil Rois PCNU Kabupaten Pati, KH Abdul Majid. Majid mengatakan atas nama kepentingan masyarakat dan demi terpelihara keamanan, ketertiban, persatuan dan kehormatan Kabupaten Pati menyatakan beberapa sikap.

"Kami berkomitmen menjaga Kabupaten Pati tetap aman, tenteram kondusif dan terhormat sebagai rumah berbareng seluruh warga," kata Majid saat menyatakan sikap.

Lebih lanjut pernyataan sikap selanjutnya mendukung menyampaikan pendapat nan dijamin oleh konstitusi namun menolak sebagai corak penyampaian aspirasi nan dilakukan dengan langkah provokatif, intimidatif, pemberontak dan tidak beretika serta berpotensi memecah persatuan masyarakat.

"Kami membujuk seluruh komponen masyarakat untuk serta senantiasa kepentingan persatuan dan keutuhan negara kesatuan negara Republik Indonesia di atas kepentingan golongan maupun kepentingan sesaat, perbedaan pendapat bagian dari kerakyatan namun hendaknya tidak menjadi argumen menghadirkan perpecahan, kegaduhan mari kita berbareng menjaga ruang kerakyatan tetap beradab," jelas dia.

"Kami membujuk seluruh masyarakat mengedepankan dialog, musyawarah, kehormatan terhadap norma serta menjaga budaya etika dan budaya santun dalam penyampaian pendapat," lanjut dia.

Majid juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh info belum terverifikasi, rumor menyesatkan. Kemudian mereka mendukung abdi negara penegak norma secara ahli setara dan tegas dalam menjaga keamanan ketertiban serta menjaga kewenangan konstitusi seluruh warga.

"Kami membujuk seluruh penduduk memusatkan daya pikiran menjaga perdamaian serta membangun wilayah sendiri. Oleh lantaran itu agar tidak mudah terlihat tindakan di luar wilayah nan berpotensi menimbulkan polarisasi," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(gbr/gbr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News