Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 24 April 2026 |15:03 WIB

Masyarakat Indonesia sekarang semakin terbiasa bertransaksi nontunai alias cashless. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Masyarakat Indonesia sekarang semakin terbiasa bertransaksi nontunai alias cashless. Hal ini dilihat dari transaksi penggunaan dompet digital.
Salah satunya, aplikasi GoPay nan mencatat lebih dari 600 juta transaksi setiap bulan. Tidak hanya pembayaran, GoPay mempunyai jasa finansial dalam satu aplikasi.
Presiden Direktur GoTo Financial Sudhanshu Raheja mengatakan, GoPay menjawab kebutuhan masyarakat bakal solusi finansial nan praktis dan terjangkau.
“Aplikasi GoPay menyediakan jasa finansial nan murah dan komplit untuk kebutuhan
sehari-hari. Didukung dengan tampilan nan simpel dan ukuran aplikasi nan ringan, aplikasi dapat diunduh dan digunakan dengan mudah di beragam jenis smartphone,” ujarnya dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Sudhanshu menambahkan, saat ini, jasa GoPay mempunyai lebih dari 26 juta pengguna aktif bertransaksi bulanan dan terus mendukung inklusi finansial di Indonesia.
"Saat ini jasa GoPay mempunyai lebih dari 26 juta pengguna aktif bulanan dengan lebih dari 600 juta transaksi tiap bulan. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan jasa finansial nan mudah dan kondusif bagi seluruh masyarakat, sekaligus
mendukung agenda inklusi finansial di Indonesia," ujarnya.
Di dalam aplikasi GoPay, pengguna dipandu untuk mengikuti lima langkah keamanan untuk
memastikan perlindungan berlapis bagi akun pengguna, di antaranya penggunaan biometrik. Apabila kelima langkah ini sudah terpenuhi, maka pengguna mendapat safety score meter 100% nan diinformasikan di dalam aplikasi GoPay.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan buletin ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·