OJK: Bencana dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Dongkrak Klaim Asuransi

Sedang Trending 4 jam yang lalu
Foto udara kondisi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). Foto: PVMBG/via REUTERS

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai meningkatnya gelombang dan intensitas musibah alam serta cuaca ekstrem berpotensi mendorong kenaikan klaim pada industri asuransi. Khususnya lini upaya nan memberikan perlindungan terhadap akibat bencana.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengatakan perusahaan asuransi perlu memperkuat pengelolaan akibat untuk mengantisipasi potensi peningkatan klaim.

“Ke depan, andaikan gelombang dan intensitas musibah serta cuaca ekstrem meningkat, tentunya terdapat potensi peningkatan klaim pada lini upaya nan memberikan perlindungan terhadap akibat tersebut,” jelas Ogi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9).

Kata Ogi, perusahaan asuransi perlu memastikan kecukupan underwriting, pricing, pencadangan, reasuransi, hingga pengelolaan akumulasi risiko. Hal ini terutama diperlukan pada wilayah dengan eksposur musibah nan tinggi.

video story embed

Di sisi lain, gangguan perjalanan akibat kebakaran rimba dan lahan, erupsi gunung berapi seperti nan baru-baru ini terjadi pada Gunung Anak Krakatau, maupun cuaca ekstrem turut menunjukkan pentingnya perlindungan asuransi perjalanan bagi masyarakat.

“Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan,” katanya.

Menurutnya, prospek asuransi perjalanan hingga akhir 2026 tetap terbuka seiring dengan meningkatnya aktivitas perjalanan domestik maupun internasional.

“Untuk mendorong pertumbuhannya, produk perlu semakin relevan, sederhana, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk melalui kanal digital,” ujar Ogi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan