Nvidia Siap Akuisisi Hugging Face

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Ilustrasi Nvidia. Foto: PhotoGranary02/Shutterstock

Raksasa chip kecerdasan buatan, Nvidia, dikabarkan tengah mendekati kesepakatan besar untuk mengakuisisi Hugging Face, platform terkemuka tempat para developer berbagi model open-source AI. Menurut laporan Business Insider, nilai akuisisi nan dilaporkan berbobot sekitar 12,9 miliar hingga 13 miliar dolar AS ini menandai strategi garang Nvidia untuk mengamankan ekosistem kepintaran buatan dunia di tengah ketatnya persaingan teknologi chip dunia.

Strategi Nvidia untuk mencaplok Hugging Face berakar pada kebutuhan mendesak untuk melindungi monopoli pasar kartu skematis dan chip AI miliknya. Saat ini, raksasa teknologi pemilik model tertutup (closed-source) seperti OpenAI, Google, Amazon, dan Anthropic sedang gencar mengembangkan chip kustom mereka sendiri guna mengurangi ketergantungan pada pasokan Nvidia.

Dengan mendukung ekosistem open-source nan bergerak melalui Hugging Face, Nvidia secara tidak langsung memberikan pengganti kuat bagi para developer agar tidak beranjak ke jasa komputasi tertutup. Semakin banyak developer nan menggunakan model open-source, semakin besar pula ketergantungan industri terhadap prasarana bentuk dan chip berkinerja tinggi nan diproduksi oleh Nvidia.

Langkah ini juga sejalan dengan investasi senilai puluhan miliar dolar nan telah digelontorkan Nvidia untuk membangun model kepintaran buatan terbuka mereka sendiri dalam beberapa tahun terakhir.

Arsitektur superchip Nvidia RTX Spark. Foto: Dok. NVIDIA

Hubungan antara Nvidia dan Hugging Face sebenarnya telah terjalin erat sebelum rumor akuisisi ini merebak. CEO Hugging Face, Clem Delangue, secara konsisten menyuarakan pentingnya ekosistem terbuka di tingkat global, terutama di tengah kekhawatiran Washington mengenai kekuasaan teknologi asing. Model dari laboratorium China, seperti Kimi K3 milik Moonshot AI, terbukti bisa menandingi keahlian model AS dengan biaya operasional nan jauh lebih murah.

Delangue secara terbuka mengungkapkan dukungannya terhadap visi berbareng Nvidia dalam memihak model terbuka. Dalam sebuah wawancara, dia menegaskan pentingnya kerjasama ini dengan merujuk pada surat berbareng nan ditandatangani oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, beserta puluhan perusahaan teknologi lainnya. Surat tersebut mendesak pemerintah Amerika Serikat untuk mendukung, alih-alih membatasi, perkembangan model kepintaran buatan nan berkarakter open-source.

Delangue menyatakan bahwa Hugging Face apalagi sempat menggunakan model open-source asal China nan telah dimodifikasi oleh Nvidia untuk memulihkan sistem mereka setelah terkena serangan siber. Ia juga memperingatkan bahwa tanpa support kuat pada model terbuka, China berpotensi besar untuk “jelas mendominasi” lanskap kepintaran buatan global.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan