Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi ke Film, Siap Masuk Tahap Produksi

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Diadaptasi ke Film, Siap Masuk Tahap Produksi

Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati (Foto: Dok Rusian Abdul Munir)

"Hidup rupanya bukanlah perlombaan. Tidak masalah jika langkahmu melambat dan tak secepat orang nan lain. Sekali-sekali kita memang perlu menikmati apa nan sedang terjadi dan terus percaya bahwa pada akhirnya semua bakal membaik." 

Itulah salah satu quote menohok dari novel mega best seller Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna nan resmi diadaptasi menjadi movie layar lebar dan bakal segera memasuki tahap produksi pada April 2026. 

Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati menjadi kerjasama dua rumah produksi antara Sinergi Pictures dan Ben Film. Film ini bakal disutradarai oleh Kuntz Agus (Dear Nathan: Thank You Salma, Andai Ibu Tidak Menikah Dengan Ayah), dengan penulisan skenario dipercayakan kepada Alim Sudio (Miracle In Cell No.7, Kang Mak from Pee Mak) dengan Nia Dinata (Arisan!, Berbagi Suami) sebagai konsultan skenario. 

Film ini bakal berpusat pada Ale, seorang laki-laki nan berada di titik terendah hidupnya dan merencanakan untuk mengakhirinya. Dalam 24 jam terakhir sebelum keputusan itu, Ale berambisi untuk menyantap mie ayam. Namun rencana tersebut tertunda lantaran warung nan dia tuju tutup. 

Penundaan tersebut justru menjadi awal dari beragam pertemuan nan mengubah langkah pandangnya tentang hidup. Kisah sederhana namun menyentuh ini sukses menggerakkan ratusan ribu pembaca, hingga novel tersebut menyandang status mega best seller dan bakal memasuki cetakan ke-100, menjadikannya salah satu IP kitab lokal dengan capaian komersial terkuat dalam beberapa tahun terakhir. 
Novel ini juga telah diterjemahkan dan terbit ke dalam bahasa Jepang, memperluas jangkauan pembacanya hingga ke pasar internasional. Adaptasi filmnya diharapkan dapat menjangkau audiens nan lebih besar, termasuk penonton nan belum membaca novelnya. 

“Selain lantaran banyak dibaca, argumen kami dari Sinergi Pictures mengadaptasi novel ini ke movie adalah lantaran ceritanya sangat bagus, dekat dengan banyak orang dan tentunya inspiratif. Hal ini tentu sejalan dengan film-film Sinergi Pictures nan selalu menghadirkan cerita-cerita kuat dan menangkap realita di sekitar kita,” papar Philip Lesmana, produser film. 

Sementara itu, Ardina Atles, produser Ben Film, menambahkan bahwa pemilihan filmmaker dan para pemeran movie ini dipikirkan secara matang agar dapat memberikan hasil terbaik serta memenuhi ekspektasi para pembaca novel. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com