Awaludin
, Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |04:10 WIB

Nelayan tewas tersambar petir (foto: freepik)
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan seorang nelayan tewas, akibat cuaca ekstrem nan terjadi di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, korban merupakan penduduk Desa Bido, Kecamatan Morotai Timur, nan diduga tersambar petir saat baru kembali dari aktivitas melaut, pada Kamis 18 Juni 2026.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak family untuk dimakamkan. Pemerintah wilayah juga telah menyiapkan support santunan bagi family korban.
"Selain korban jiwa, BPBD tidak menerima laporan adanya kerusakan gedung maupun kerugian materiil akibat peristiwa tersebut," ujar Abdul dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Menyikapi kejadian ini, kata dia, BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat nan disertai petir dan angin kencang. Warga nan berada di laut, area terbuka, lapangan, maupun perairan diminta segera mencari tempat berlindung nan kondusif andaikan cuaca mulai memburuk.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·