Perubahan besar terjadi dalam arena penghargaan MTV Video Music Awards (VMAs) 2026. Setelah memperkuat selama 37 tahun, kategori Best Rock resmi dihapus dari daftar nominasi tahun ini. Keputusan tersebut diumumkan berbarengan dengan perilisan daftar nominasi secara resmi, nan langsung memicu perbincangan hangat di kalangan penikmat musik global.
Sebagai gantinya, pihak penyelenggara sekarang memperkenalkan kategori Best Alternative untuk mengakomodasi musisi dari spektrum musik nan lebih luas. Langkah baru ini dinilai cukup kontras oleh sebagian penggemar, mengingat pada gelaran sebelumnya pihak VMAs sempat memberikan penghormatan unik bagi musisi Ozzy Osbourne melalui penampilan kolaboratif dari Yungblud serta personel Aerosmith.
Perjalanan Sejarah Kategori Rock di Panggung VMAs
Kategori musik cadas sebenarnya mempunyai sejarah nan sangat panjang di arena penghargaan ini sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989. Kala itu, kategori tersebut pertama kali muncul dengan nama Best Heavy Metal Video sebelum akhirnya mengalami beberapa kali penyesuaian nama guna mengikuti pergeseran tren musik bumi dari masa ke masa.
Dalam perjalanannya, nama kategori ini sempat bermutasi menjadi Best Metal/Hard Rock Video dan Best Hard Rock Video. Format nama tersebut kemudian disederhanakan menjadi Best Rock Video pada tahun 1997, sebelum akhirnya dikenal luas hanya dengan julukan Best Rock dalam beberapa tahun terakhir sebelum resmi ditiadakan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, ruang kejuaraan bagi para musisi bergolongan keras bakal dialihkan sepenuhnya ke dalam kategori Best Alternative. Deretan musisi berbakat nan sukses masuk ke dalam nominasi baru ini di antaranya adalah Geese, Tame Impala, Olivia Rodrigo, Sombr, hingga Noah Kahan.
Dominasi Nominasi Terbanyak dan Rekor Baru Taylor Swift
Dilansir dari NME, arena penghargaan nan bakal diselenggarakan di Peacock Theater, Los Angeles, California ini menempatkan Madonna sebagai musisi dengan perolehan nominasi terbanyak. Penyanyi kawakan tersebut sukses mengantongi 11 nominasi sekaligus, termasuk kategori bergengsi Video of the Year untuk proyek movie pendeknya nan berjudul Confessions II – The Film.
Tak kalah mencuri perhatian, musisi Taylor Swift membayangi di posisi kedua dengan total sembilan nominasi lewat karya visual The Fate of Ophelia. Gelaran tahun ini menjadi momentum nan sangat krusial bagi Swift, karena jika dia sukses membawa pulang satu piala saja, dia bakal resmi memecahkan rekor baru.
Saat ini, Swift tetap berbagi posisi dengan Beyonce sebagai musisi dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah VMAs dengan masing-masing mengoleksi 30 trofi. Kemenangan tambahan di kategori apa pun pada tahun ini bakal langsung menobatkan Swift sebagai musisi tersukses dalam sejarah arena penghargaan tersebut.
Persaingan Ketat Musisi Global di Berbagai Kategori Utama
Panggung persaingan juga dipastikan bakal berjalan sengit untuk kategori Artist of the Year. Selain Madonna dan Taylor Swift, nama-nama besar lain seperti Ariana Grande, Bruno Mars, hingga Sabrina Carpenter turut bersaing ketat memperebutkan gelar prestisius tersebut.
Sementara itu, persaingan di kategori Song of the Year diramaikan oleh kerjasama Madonna berbareng Sabrina Carpenter lewat lagu Bring Your Love. Lagu tersebut kudu bersaing dengan karya terkenal lainnya seperti Swim milik grup BTS, Man I Need dari Olivia Dean, hingga Where Is My Husband! milik Raye.
Beberapa musisi terkenal lain juga sukses mengamankan posisi mereka di kategori berbeda. Harry Styles sukses mendapatkan nominasi di kategori Best Dance untuk lagu Aperture, sedangkan Charli XCX sukses mengamankan dua nominasi sekaligus untuk kategori Best Pop dan Best Art Direction lewat proyek terbarunya.
32 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·