Tangguh Yudha
, Jurnalis-Jum'at, 06 Februari 2026 |21:17 WIB

Danantara (Foto: Okezone)
JAKARTA - Danantara Indonesia menanggapi revisi outlook terbaru Moody’s Ratings nan berakibat pada penilaian utang sejumlah badan upaya milik negara (BUMN). Lembaga pengelola aset negara tersebut menilai penyesuaian outlook sebagai pengingat konstruktif untuk terus memperkuat fondasi kelembagaan dan menjaga disiplin kebijakan.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menegaskan bahwa meskipun terjadi penyesuaian outlook, ranking Indonesia tetap berada pada level investment grade. Hal ini mencerminkan kepercayaan terhadap ketahanan makroekonomi nasional, disiplin fiskal, serta prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia.
"Peringkat investment-grade Indonesia tetap terjaga, merefleksikan kepercayaan terhadap ketahanan makroekonomi, disiplin fiskal, serta prospek pertumbuhan jangka panjang Indonesia. Penyesuaian outlook tersebut sekaligus menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan dan konsistensi kebijakan dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional," kata Rosan dalam keterangan resminya, Jumat (6/2/2026).
Ia mengungkap, sebagai sovereign wealth fund nan baru didirikan, Danantara Indonesia saat ini berada dalam tahap pembangunan institusi. Rosan menekankan bahwa penguatan tata kelola, disiplin investasi, dan penerapan manajemen akibat nan pruden menjadi fondasi utama nan terus diperkuat secara bertahap.
"Landasan ini terus diperkuat secara berjenjang untuk menjaga kredibilitas institusi, meningkatkan kepercayaan pasar, dan menghasilkan keahlian nan berkesinambungan," imbuhnya.
Rosan mengklaim, Danantara telah menyusun peta jalan tata kelola nan difokuskan pada sejumlah prioritas. Di antaranya adalah penguatan struktur pengambilan keputusan dan kegunaan pengawasan di seluruh siklus investasi dan pengelolaan portofolio berstandar global.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·