Tangguh Yudha
, Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |12:55 WIB

Molinas dinilai mempunyai potensi sangat besar untuk memperkuat industri dalam negeri sekaligus mengacak-acak peta persaingan pasar roda dua di Indonesia. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA - Program Motor Listrik Nasional (Molinas) dinilai mempunyai potensi sangat besar untuk memperkuat industri dalam negeri sekaligus mengacak-acak peta persaingan pasar roda dua di Indonesia. Hanya saja, pelaksanaannya perlu memperhatikan sejumlah aspek agar program tersebut tidak menimbulkan persoalan baru.
Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai Molinas berpotensi menjadi titik kembali bagi industri otomotif nasional. Program tersebut dinilai dapat mendorong Indonesia tidak hanya menjadi pasar konsumen, tetapi juga berkembang sebagai produsen kendaraan listrik.
"Program Motor Listrik Nasional berpotensi menjadi turning point bagi industri otomotif Indonesia. Program ini tidak hanya berkesempatan mengubah posisi Indonesia dari sekadar pasar konsumen menjadi produsen, tetapi juga berpotensi memecah oligopoli pabrikan konvensional serta menahan laju kekuasaan merek impor di era elektrifikasi," kata Djoko dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Meski demikian, dia menilai Molinas bakal menghadapi tantangan besar dalam persaingan dengan produk kendaraan listrik asal China. Menurutnya, persaingan tersebut merupakan pertarungan antara industri nan tetap berkembang dengan pemain manufaktur dunia nan telah mempunyai rantai pasok kuat.
"Persaingan antara Molinas dan produk asal China merupakan pertarungan antara industri nan baru tumbuh melawan raksasa manufaktur global. China saat ini menguasai lebih dari 70% rantai pasok kendaraan listrik dunia, sehingga menciptakan tantangan struktural nan besar bagi produk nasional dari tiga aspek utama," lanjutnya.
Djoko menilai support pemerintah melalui insentif menjadi salah satu aspek krusial dalam menentukan keberhasilan Molinas. Menurutnya, insentif dibutuhkan bukan hanya untuk membikin nilai motor listrik lebih terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi industri nasional untuk tumbuh dan membangun keahlian teknologi.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·