Meta merilis model kecerdasan buatan (AI) terbaru berjulukan Muse Glimmer. Model ini mempunyai keahlian menjalankan AI langsung di komputer pengguna tanpa kudu terhubung ke internet.
Muse Glimmer merupakan model berstatus open-weight nan ditujukan untuk menjalankan pemasok AI secara lokal. Artinya, pemrosesan tugas dilakukan di perangkat pengguna, bukan dikirim terlebih dulu ke server cloud milik perusahaan.
Kemampuan tersebut membikin Muse Glimmer dapat digunakan untuk menangani sejumlah pekerjaan meski perangkat sedang tidak terhubung ke internet. Model ini dirancang untuk melangkah pada Mac alias PC dengan satu kartu skematis (GPU) kelas konsumen.
AI Bisa Berjalan Tanpa Internet
Salah satu kelebihan utama Muse Glimmer adalah kemampuannya beraksi secara lokal. Pengguna tidak perlu terus-menerus mengandalkan hubungan internet untuk menjalankan model setelah memasangnya di perangkat.
Model ini dapat menerima input berupa teks dan gambar. Meta juga menyebut Muse Glimmer telah dilatih menggunakan lebih dari 100 bahasa.
Pemrosesan secara lokal juga dapat memberikan untung dari sisi privasi. Data seperti arsip pribadi, jadwal, alias berkas nan sedang diproses tidak kudu dikirim ke server cloud untuk menjalankan tugas AI.
Pendekatan ini memungkinkan Muse Glimmer digunakan untuk beragam kebutuhan, seperti menyusun draf pesan, mengelola jadwal, hingga mengatur berkas nan tersimpan di komputer.
Model AI Open-Weight
Muse Glimmer dikembangkan sebagai jenis terbuka dari Muse Spark, model AI milik Meta nan diperkenalkan pada April. Muse Glimmer menggunakan lisensi Apache 2.0 sehingga developer dapat mengunduh, memodifikasi, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka.
Kemampuan menjalankan model secara lokal juga membuka kesempatan bagi developer untuk membikin aplikasi AI nan tidak berjuntai sepenuhnya pada jasa cloud.
Meta sebelumnya telah mendorong pengembangan AI dengan pendekatan open-weight. Perusahaan nan dipimpin Mark Zuckerberg tersebut menilai model AI nan lebih terbuka dapat memberi kesempatan kepada lebih banyak developer untuk mengembangkan teknologi dan aplikasi mereka sendiri.
Namun, Meta tetap mempertahankan Muse Spark sebagai model dengan akses terbatas. Dengan demikian, Muse Glimmer menjadi opsi nan lebih ringan dan dapat dijalankan langsung di perangkat pengguna, sementara model AI dengan keahlian lebih besar tetap berada di prasarana Meta.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·