Menteri PKP Siap Tambah Alokasi Bedah Rumah di Bogor, Targetkan 746 Ribu RTLH

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

, JAKARTA, – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan kesiapan pemerintah untuk menambah alokasi bedah rumah di Kabupaten Bogor. Langkah ini diambil untuk mempercepat penanganan 746.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui pertimbangan kesiapan daerah.

Maruarar mengungkapkan bahwa Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah masyarakat terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 5,76 juta jiwa. Oleh lantaran itu, kebutuhan peningkatan kualitas kediaman menjadi perhatian serius pemerintah. "Tadi backlog nan tidak punya, nan RTLH (di Bogor) ada 746 ribu, tetap besar sekali," kata Menteri PKP usai menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat malam.

Berdasarkan hasil evaluasi, nomor RTLH nan besar tersebut memerlukan percepatan penanganan melalui kerjasama berkepanjangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Maruarar menyebut, jumlah support bedah rumah di Kabupaten Bogor telah meningkat signifikan dari 1.346 unit pada tahun lampau menjadi sedikitnya 6.396 unit pada tahun ini.

Komitmen Pemerintah dan Peluang Tambahan Alokasi

Peningkatan alokasi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pengurangan rumah tidak layak huni. Program ini sekaligus mendorong pemerataan akses masyarakat terhadap kediaman nan layak dan aman. Maruarar menegaskan, pemerintah tetap membuka kesempatan untuk menambah alokasi bantuan.

Keputusan penambahan bakal berjuntai pada hasil pertimbangan nan menunjukkan kesiapan wilayah dalam melaksanakan program secara tepat sasaran, cepat, dan berkualitas. "Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita tetap ada alokasi. Minggu depan kita kasih kepastiannya," tutur Ara, sapaan berkawan Maruarar Sirait.

Selain itu, dia memastikan pemerintah bakal menggelar aktivitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan di Kabupaten Bogor pada Oktober mendatang. Kegiatan ini bermaksud untuk memperkuat ekosistem sektor perumahan dan para pelaku upaya pendukungnya.

Apresiasi dan Sejarah Baru bagi Kabupaten Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan apresiasi tinggi atas support pemerintah pusat. Peningkatan support melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (PBSPS) ini dinilainya sebagai sejarah baru bagi daerahnya. "Minimal 6.396 rumah. Dan tadi Pak Menteri juga ada rencana untuk menambah jumlah alokasi, tentu bakal memandang kelak pertimbangan ke depan seperti apa. Tapi ini menjadi sebuah penyemangat bagi kita untuk terus melayani masyarakat lebih baik," ucap Rudy.

Rudy menilai, kerjasama antara pemerintah pusat dan wilayah menjadi kunci utama untuk mempercepat penyelesaian persoalan RTLH. Hal ini mengingat besarnya jumlah masyarakat dan tingginya kebutuhan perumahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah berambisi peningkatan support serta kesempatan penambahan alokasi ini bisa mempercepat pengurangan RTLH dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

"Ini sejarah baru Kabupaten Bogor, kita mendapat support untuk pembangunan RTLH melalui PBSPS sejumlah minimal 6.396 unit," kata Rudy menegaskan.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional