Menpora Erick Thohir Minta Atlet Indonesia Siap Hadapi Perubahan di Asian Games 2026

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Kamis, 25 Juni 2026 |11:10 WIB

Menpora Erick Thohir Minta Atlet Indonesia Siap Hadapi Perubahan di Asian Games 2026

Menpora RI Erick Thohir meminta atlet Indonesia untuk siap menghadapi perubahan di Asian Games 2026 (Foto: Okezone/Aldhi Chandra Setiawan)

JAKARTA – Menpora RI, Erick Thohir, meminta atlet-atlet Indonesia nan bakal tampil di Asian Games 2026 untuk menghadapi sejumlah perubahan. Situasi itu tentu tidak bakal mudah.

Ajang olahraga terbesar di Asia itu bakal berjalan sekira 2,5 bulan lagi dengan tantangan nan tidak mudah. Selain persaingan ketat, Indonesia juga kudu menghadapi perubahan nomor pertandingan di beberapa bagian olahraga.

1. Jaga Prestasi

Todotua Pasaribu dipilih sebagai CdM Asian Games 2026 NOC Indonesia

Erick menegaskan Indonesia kudu bisa menjaga sekaligus meningkatkan prestasi nan sudah diraih sebelumnya. Menurutnya, tantangan tersebut tidak hanya terjadi di Asian Games, tetapi juga pada arena internasional lain seperti SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.

"Kami kudu mempertahankan apalagi meningkatkan prestasi nan sudah diraih. Negara-negara lain terus bergerak maju,” kata Erick, dikutip dari laman resmi Kemenpora RI, Kamis (24/6/2026).

“Karena itu, Indonesia juga kudu mempunyai sistem pembinaan nan kuat dan berkepanjangan agar bisa bersaing secara konsisten," sambung laki-laki nan juga Ketua Umum PSSI itu.

Erick menilai perubahan nomor pertandingan di Asian Games 2026 menjadi salah satu aspek nan kudu segera diantisipasi. Beberapa nomor nan sebelumnya menjadi kesempatan lencana bagi Indonesia sudah tidak lagi dipertandingkan.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara sigap untuk mengejar sasaran prestasi. Atlet memerlukan proses panjang mulai dari pengembangan keahlian dasar, peningkatan teknik, hingga kesiapan mental saat menghadapi kompetisi.

"Kami tidak mungkin mempersiapkan juara Olimpiade secara instan. Jika kami menargetkan Olimpiade 2032, maka atlet-atlet potensial kudu mulai dibina dari sekarang. Inilah kenapa support Presiden terhadap pelatnas jangka panjang menjadi sangat krusial bagi masa depan," kata Erick.

Eks Presiden Inter Milan itu menyebut konsep pelatnas jangka panjang mendapat support langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Hambalang, Bogor, Jumat 19 Juni 2026. Pemerintah mendorong adanya sistem pemusatan latihan nasional dengan pendanaan multitahun.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com