
Mengenal Covid-19 Cicada dan Gejalanya nan Sudah Menyebar ke Beberapa Negara (Foto: Canva)
JAKARTA - Mengenal Covid-19 Cicada dan gejalanya nan sudah menyebar ke beberapa negara. Varian baru COVID-19 nan dijuluki “Cicada” tengah menjadi perhatian global. Varian ini mempunyai kode ilmiah BA.3.2 dan saat ini dipantau oleh CDC serta WHO.
Varian BA.3.2 pertama kali diidentifikasi pada November 2024. Sejak itu, penyebarannya terus meluas dan sekarang telah ditemukan di 25 negara. Di Amerika Serikat sendiri, jenis ini juga telah terdeteksi di puluhan negara bagian. Meski demikian, hingga sekarang BA.3.2 belum menjadi jenis nan paling dominan.
Sejumlah mahir menyebut tetap perlu waktu untuk memandang apakah jenis ini bakal menjadi jenis utama nan menggantikan strain lain. Virus COVID-19 “Cicada” merupakan bagian dari jenis Omicron nan dikenal mempunyai tingkat mutasi tinggi. Varian ini dilaporkan mempunyai puluhan mutasi, nan membuatnya berbeda dari jenis sebelumnya dan menjadi perhatian para peneliti.
Gejala Covid Cicada
Berdasarkan laporan terkini, indikasi jenis Cicada tidak jauh berbeda dengan subvarian Omicron sebelumnya. Gejalanya condong menyerupai jangkitan saluran pernapasan atas. Gejala nan paling umum meliputi:
- Demam alias menggigil.
- Batuk terus-menerus.
- Sakit tenggorokan (beberapa laporan menyebut cukup berat).
- Pilek alias hidung tersumbat.
- Kelelahan ekstrem dan nyeri otot.
- Sakit kepala.
- Kehilangan indra penciuman/perasa.
Meskipun belum menjadi jenis utama, kemunculan “Cicada” menunjukkan bahwa virus COVID-19 tetap terus berkembang. Oleh lantaran itu, masyarakat tetap diimbau menjaga kewaspadaan, termasuk dengan menjaga kesehatan dan mengikuti rekomendasi medis nan berlaku.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan buletin terbaru dan terpercaya seputar bumi perempuan. Dapatkan info terkini tentang style hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·