Mengapa Motor MotoGP Jadi Ceper saat Start? Ini Penyebabnya

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Niken Wulandari , Jurnalis-Sabtu, 07 November 2026 |03:19 WIB

Mengapa Motor MotoGP Jadi Ceper saat Start? Ini Penyebabnya

Mengapa Motor MotoGP Jadi Ceper saat Start? Ini Penyebabnya (Ilustrasi/Dok MotoGP)

JAKARTA - Mengapa motor MotoGP terlihat lebih ceper saat start balapan? Saat bersiap di garis start, bodi motor para pembalap MotoGP terlihat lebih rendah dibandingkan biasanya. Tampilan ini memunculkan pertanyaan tentang fungsinya, apakah hanya soal penampilan alias berpengaruh terhadap performa motor di lintasan.

Lantas, apa nan membikin motor MotoGP tampak ceper alias rendah saat start balapan? Dilansir dari laman resmi MotoGP, berikut penjelasannya.

Penyebab Motor MotoGP Jadi Ceper saat Start

Penyebab motor MotoGP tampak ceper saat start adalah penggunaan holeshot device. Perangkat mekanis ini diaktifkan pembalap sebelum start dimulai. Fungsinya menurunkan ketinggian motor dari permukaan lintasan dengan mengunci suspensi dalam kondisi terkompresi.

Ducati pertama kali memperkenalkan teknologi ini menjelang akhir musim 2018. Seiring perkembangannya, perangkat tersebut kemudian digunakan oleh seluruh pabrikan MotoGP.

Cara kerjanya cukup sederhana. Di garis start, pembalap menggunakan berat badannya untuk menekan motor hingga suspensi terkompresi. Setelah itu, pembalap mengaktifkan perangkat melalui tuas di bagian atas triple clamp untuk mengunci suspensi dalam kondisi tersebut. Kondisi inilah nan membikin motor terlihat lebih ceper alias rendah.

MotoGP Mandalika (@marcobez72) MotoGP Mandalika (@marcobez72)

Tujuan utama penurunan ketinggian motor ini adalah mengurangi wheelie. Saat start dari posisi diam, roda depan nan terangkat menjadi salah satu aspek pembatas percepatan motor. Dengan ketinggian motor nan lebih rendah, pusat gravitasi ikut turun sehingga pembalap dapat memaksimalkan tenaga mesin tanpa kehilangan traksi dan kendali motor.

Pada bagian belakang, perangkat ini juga membantu meningkatkan cengkeraman ban dan penyaluran tenaga ke lintasan. Dengan begitu, motor dapat berakselerasi lebih baik saat meninggalkan garis start.

Selain itu, sistem elektronik motor MotoGP dapat mengurangi tenaga mesin ketika roda depan mulai terangkat. Dengan mengurangi kemungkinan terjadinya wheelie, perangkat ini membantu meminimalkan intervensi sistem elektronik sehingga tenaga mesin dapat dimanfaatkan lebih optimal saat start.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑