Riset: Olahraga Setelah Makan Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

 Olahraga Setelah Makan Bisa Turunkan Kadar Gula Darah

Olahraga sehabis makan. (Foto: Freepik)

BANYAK orang tergoda untuk langsung duduk santuy alias apalagi berebahan sehabis menyantap makanan lezat. Padahal, jarak waktu beberapa menit setelah makan justru menjadi momen krusial bagi tubuh dalam memproses nutrisi dan mengontrol kadar gula darah.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, membagikan kebenaran menarik mengenai pentingnya bergerak setelah makan. Melalui unggahan di akun Threads miliknya, dia menjelaskan bahwa melakukan aktivitas bentuk ringan dalam waktu dekat setelah makan membawa akibat positif nan signifikan bagi metabolisme.

“Olahraga setelah makan (dalam 15-30 menit), termasuk squat, bisa membantu meredam lonjakan gula darah,” ungkap dr. Adam.

berkeringat saat olahraga

1. Olahraga Setelah Makan

Penjelasan tersebut sejalan dengan temuan ilmiah dari studi berjudul “Bodyweight Squat Exercise Rapidly Lowers Elevated Blood Glucose Levels after Glucose Loading”. Penelitian ini menyoroti gimana aktivitas beban tubuh sederhana seperti squat bisa menurunkan kadar glukosa nan melonjak tinggi pasca konsumsi makanan.

dr. Adam menjelaskan, makanan nan dikonsumsi secara biologis bakal diubah menjadi glukosa dan dialirkan ke dalam sistem peredaran darah. Proses ini secara alami memicu tubuh merespons dengan melepaskan hormon insulin.

“Jadi setelah makan, glukosa itu bakal masuk ke darah dan memicu pelepasan insulin. Insulin memerintahkan otot dan hati untuk menyerap glukosa berlebih,” jelas dr. Adam.

Namun, ketika porsi alias jenis makanan memicu lonjakan gula nan terlalu tajam, beban kerja hormon insulin bakal meningkat drastis. Kondisi inilah nan kerap memicu penumpukan lemak berlebih di tubuh.

“Lonjakan gula nan terlalu tinggi membikin insulin bekerja lebih keras, dan kelebihan glukosa lebih mudah disimpan sebagai lemak,” lanjut dr. Adam.

2. Serap Glukosa

Menurut dr. Adam, melakukan aktivitas bentuk segera setelah makan menjadi solusi pandai untuk memutus rantai tersebut. Saat kita bergerak, otot-otot tubuh aktif bekerja dan membantu menyerap glukosa tanpa berjuntai sepenuhnya pada kerja keras insulin.

“Nah, kontraksi otot saat olahraga itu bisa membantu otot menyerap glukosa lebih cepat, sehingga puncak gula darah lebih rendah, kebutuhan insulin berkurang, hingga penyimpanan lemak menurun,” paparnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑