Memilih Jurusan di Era AI, Orangtua Perlu Lihat Prospek Kompetensi Masa Depan

Sedang Trending 6 hari yang lalu
Memilih Jurusan di Era AI, Orangtua Perlu Lihat Prospek Kompetensi Masa Depan Ilustrasi(MI/HO)

PERKEMBANGAN kepintaran buatan alias Artificial Intelligence (AI) sekarang telah beralih bentuk dari sekadar penemuan teknologi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi global. Di beragam negara, AI dimanfaatkan untuk memacu produktivitas, mempercepat inovasi, hingga melahirkan model upaya dan pekerjaan baru nan sebelumnya tidak terbayangkan.

Fenomena ini menciptakan tantangan baru bagi bumi kerja sekaligus memicu kekhawatiran bagi para orangtua nan tengah mempersiapkan masa depan pendidikan anak mereka. Pertanyaan mendasar nan sekarang muncul bukan lagi sekadar soal minat, melainkan apakah kompetensi nan dipelajari di bangku kuliah saat ini tetap bakal relevan ketika mahasiswa lulus empat alias lima tahun mendatang.

Era AI Economy dan Kebutuhan Lintas Disiplin

Meluasnya pemanfaatan AI di sektor keuangan, kesehatan, hukum, hingga ekonomi imajinatif telah mendorong lahirnya fase AI Economy. Dalam fase ini, keahlian untuk memanfaatkan dan mengembangkan AI menjadi aspek penentu daya saing, baik bagi perseorangan maupun perusahaan. Literasi AI sekarang bukan lagi monopoli lulusan IT, melainkan kompetensi dasar nan dibutuhkan di beragam bidang.

Sektor Industri Pemanfaatan AI
Hukum Analisis arsip norma secara otomatis dan cepat.
Kesehatan Pendukung pemeriksaan medis berbasis data.
Bisnis & Layanan Optimasi jasa pengguna dan efisiensi operasional.
Industri Kreatif Proses produksi konten dan penemuan desain.

Komitmen BINUS University Memperluas Akses Pendidikan AI

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University memperkuat komitmennya dalam mencetak talenta digital melalui ekspansi akses pendidikan AI di Indonesia. Langkah strategis ini diambil agar calon mahasiswa di beragam wilayah dapat memperoleh kompetensi dunia tanpa kudu beranjak kota.

Setelah sukses menghadirkan Program Artificial Intelligence di BINUS @Kemanggisan dan BINUS @Alam Sutera, sekarang program tersebut datang di lebih banyak lokasi:

Lokasi Kampus Fokus Program
BINUS @Bekasi, @Bandung, @Malang, @Semarang Perluasan Program Artificial Intelligence.
BINUS @Medan Penguatan konsentrasi AI pada Program Computer Science.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari semangat Fostering and Empowering the Society.

"Kami mau memastikan semakin banyak generasi muda Indonesia memperoleh kesempatan nan sama untuk menguasai teknologi masa depan, sehingga mereka bisa menjadi inovator nan memberikan akibat positif bagi masyarakat," ujarnya.

Kurikulum Multidisiplin dan Kesiapan Industri

Pendidikan AI di BINUS University tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis seperti machine learning dan robotics, tetapi juga menggabungkan fondasi matematika, data science, hingga etika AI dan aspek bisnis. Mahasiswa didorong untuk mempunyai keahlian berpikir kritis dan kerjasama lintas disiplin melalui proyek nyata berbareng industri.

Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., M.T.I., menambahkan bahwa konsentrasi utama saat ini adalah mempersiapkan generasi muda agar bisa bekerja berdampingan dengan AI.

"Yang perlu dipersiapkan bukan hanya keahlian menggunakan tools AI, tetapi juga memahami langkah kerjanya, mengevaluasi hasilnya, serta mengembangkannya secara bertanggung jawab," jelas Prof. Derwin.

Dengan ekspansi program ini, BINUS University berambisi dapat menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan, sekaligus memanfaatkan momentum bingkisan demografi untuk memperkuat ekonomi digital nasional di kancah global. (Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia