Liputan6.com, Jakarta - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Megawati mengenang almarhum sebagai sosok prajurit nan mempunyai dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara.
Selain itu, Megawati juga menilai Ryamizard merupakan pribadi nan selalu siap membantu dalam beragam situasi dan pengabdian kepada negara.
"Saya menyampaikan belasungkawa nan sedalam-dalamnya atas wafatnya Pak Ryamizard Ryacudu. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan nan Maha Esa dan family nan ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan," ujar Megawati di Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Ryamizard Ryacudu meninggal bumi di usia 76 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Megawati pun mengenang perjalanan pengabdiannya berbareng Ryamizard. Saat menjabat Presiden RI, Ryamizard dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Dalam beragam kesempatan, kata Megawati, Ryamizard memperlihatkan sikap kepemimpinan nan tegas, disiplin, dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat serta negara.
Menurut Megawati, perhatian Ryamizard tidak berakhir setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Salah satu kenangan nan sangat membekas terjadi saat penanganan musibah di Aceh. Kala itu, setelah meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak bencana, Megawati memandang kebutuhan mendesak bakal jembatan darurat untuk menghubungkan wilayah nan terputus.
"Saya tetap ingat ketika pulang dari Aceh dan memandang kebutuhan mendesak bakal jembatan Bailey. Saya kemudian menelepon Pak Ryamizard. Dengan sigap beliau langsung membantu dengan mengerahkan batalyon Zeni untuk memasang jembatan darurat tersebut sehingga akses masyarakat dapat segera pulih," kenang Megawati.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·