
Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
MASA depan Max Verstappen berbareng Red Bull Racing tetap menjadi sorotan hangat di paddock Formula 1 (F1). Di tengah beragam spekulasi nan beredar, sang manajer, Raymond Vermeulen, sekarang mulai angkat bicara mengenai sasaran waktu penyelesaian kejelasan perjanjian pembalap berpaspor Belanda tersebut.
Manajer Verstappen tersebut mengindikasikan kepastian mengenai kelanjutan pekerjaan sang juara bumi empat kali itu diharapkan bisa rampung lebih sigap demi memberikan ketenangan bagi semua pihak nan terlibat. Langkah Verstappen ini dipastikan bakal menjadi penentu utama pergerakan bursa transfer pembalap F1 ke depan.
1. Rumor Mercedes
Bicara rumor, kesukaan bos Mercedes, Toto Wolff, terhadap Verstappen memang sudah bukan rahasia lagi. Namun, jika Verstappen betul-betul hengkang ke tim panah perak, Mercedes kudu menghadapi dilema besar untuk melepas salah satu pembalap mereka saat ini, baik itu George Russell maupun sang pemimpin klasemen sementara, Kimi Antonelli.
Di sisi lain, Verstappen sendiri sempat melontarkan kritik pedas terhadap performa mobil F1 generasi saat ini, apalagi menyamakannya dengan gim Mario Kart pada beberapa seri pembuka. Ia menegaskan hanya bakal memperkuat di F1 selama tetap merasa bahagia.
Jika pada akhirnya memutuskan hengkang dari Red Bull, pembalap bernomor mobil 1 ini menyatakan tidak tertarik mengambil masa jeda, nan berfaedah dia bakal langsung pensiun dari arena jet darat tersebut.
Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
2. Target Keputusan Sebelum Jeda Musim Panas
Secara perjanjian tertulis, kerja sama Verstappen dengan Red Bull sebenarnya tetap terikat hingga akhir musim 2028. Kendati demikian, klausul keluar nan berbasis pada performa tim diyakini bisa diaktifkan andaikan target-target tertentu kandas terpenuhi menjelang pertengahan musim.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·