Seorang mahasiswa dari Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA) berjulukan Cristoper Rustam Muda (21) lenyap di wisata air terjun Situmurun Danau Toba, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada hari Sabtu (11/4).
Saat itu, Cristoper berbareng dengan rombongan mahasiswa lainnya dari Fakultas Filsafat Siantar UNIKA sedang liburan ke air terjun tersebut dengan menaiki kapal penumpang.
Saat tiba di letak air terjun, Cristoper dan teman-temannya berenang di seputar air terjun. Namun, setelah 20 menit berenang, Cristoper tertinggal dengan teman-temannya dan sempat mengatakan kakinya keram.
"Mendengar perihal itu, Mario Wira Surbakti dan 2 orang lainnya ialah Patulosa Ndururu dan Julhendro Gultom langsung sigap mengambil pelampung dari kapal dan berenang menghampiri korban namun kornan tidak terlihat lagi. Setelah dilakukan pencarian korban belum ditemukan," kata Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairudin dalam keterangannya, Senin (13/4).
Khairudin mengatakan setelah mendapatkan laporan kehilangan korban, pihaknya berbareng Basarnas Ajibata turun ke letak untuk melakukan pencarian.
Namun, hingga hari Minggu (12/4) korban belum juga ditemukan.
"Pencarian di hari kedua ini, Minggu (12/4), tim campuran melakukan penyisiran di permukaan Danau Toba, tepatnya di titik terakhir korban terlihat. Satu jam berselang, Basarnas mengerahkan perangkat pendeteksi tubuh di dalam air guna mempercepat proses pencarian," ucap Khairudin.
"Tim penyelamat Basarnas apalagi telah mencapai kedalaman hingga 40 meter. Namun, kondisi waduk nan belum terjangkau serta visibilitas nan terbatas menjadi hambatan utama dalam proses pencarian," sambung Khairudin.
Keluarga korban pun turut datang di letak dan memandang langsung proses pencarian. Kedua orang tua korban memanggil nama anaknya di tepi danau, berambisi ada tanda-tanda keberadaan anaknya.
Pencarian korban bakal dilakukan kembali pada hari Senin (13/4) mulai pukul 08.00 WIB.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·